6 Sayuran dan Buah Ini Lebih Bernutrisi jika Disimpan Beku

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan beku (Pixabay.com).

    Ilustrasi makanan beku (Pixabay.com).

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada anggapan bahwa produk segar selalu lebih baik daripada produk beku, tapi belum tak selama itu benar. Untuk buah dan sayuran, kadang kala dalam bentuk beku lebih baik. Itu karena buah dan sayuran beku dibekukan pada saat puncak kesegarannya sehingga mengunci nutrisi. 

    Keuntungan lain sayuran dan buah beku adalah Anda tak perlu khawatir akan membusuk sebelum digunakan. Berikut beberapa buah dan sayuran beku yang bisa lebih bergizi dibandingkan segar, menurut laman eatthis.com.

    1. Kacang polong

    Percaya atau tidak, kacang polong beku mungkin lebih tinggi vitamin C daripada yang segar, menurut Healthline. Jadi jangan takut untuk membeli sayuran beku. Kacang polong beku sangat cocok untuk segala hal mulai dari nasi goreng hingga hidangan pasta.

    2. Bayam

    Seperti kacang polong, bayam beku cenderung memiliki lebih banyak vitamin C daripada bayam segar yang sudah berhari-hari disimpan di supermarket, catat Healthline. Bayam beku bisa ditambahkan ke resep telur panggang untuk sarapan.

    3. Wortel

    Kecuali Anda membeli langsung dari pasar tani, wortel mungkin telah kehilangan nilai gizinya selama proses pengiriman dan penyimpanan. Menurut Harvard Medical School, dalam waktu seminggu setelah disimpan di lemari es, wortel bisa kehilangan hampir 80 persen vitamin C-nya. Jika Anda tidak langsung memakannya, lebih baik membeli wortel beku daripada yang segar.

    4. Blueberry 

    Sebuah studi tahun 2013 dari University of Chester menemukan bahwa blueberry segar kehilangan vitamin C semakin lama disimpan di lemari es. Blueberry beku memiliki konsentrasi vitamin C yang lebih tinggi daripada blueberry segar, tetapi setelah tiga hari disimpan di lemari es, blueberry segar kehilangan banyak vitamin C.

    5. Kacang panjang

    Seperti halnya blueberry, kacang panjang segar kehilangan sejumlah besar vitamin C setelah tiga hari didinginkan, menurut studi University of Chester. Jadi jangan takut untuk menggunakan kacang hijau beku untuk masakan Anda.

    "Jika Anda membandingkan kacang panjang segar di toko dengan yang dibekukan, kacang beku hampir selalu lebih tinggi kandungan gizinya, karena dipetik dan diproses pada kualitas terbaik dan kemudian dibekukan untuk mengawetkannya," Mario G. Ferruzzi, seorang ahli nutrisi profesor sains di North Carolina State University, mengatakan kepada CNN pada 2019.

    6. Jagung

    Mengutip studi University of California-Davis, The New York Times melaporkan pada 2016 bahwa jagung beku ditemukan lebih tinggi vitamin C daripada jagung segar.

    Dan jika Anda penasaran tentang makanan mana yang lebih baik segar daripada beku, studi University of Chester menemukan konsentrasi vitamin C yang lebih tinggi pada kembang kol segar daripada kembang kol beku.

    Namun, jangan terlalu memikirkan tentang perbedaan antara produk segar dan beku. Anda mendapatkan banyak nilai gizi dari keduanya.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.