Jangan Biasakan Tunda Makan Jika Tak Mau Alami Gangguan Kesehatan Ini

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita makan. Freepik.com/Senivpetro

TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan menunda waktu makan dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Efek jangka panjangnya dapat menyebabkan batu empedu dan gula darah naik. 

Hal itu diungkapkan dokter spesialis gizi klinis, Eva Maria Christine. Dia mengatakan, menunda waktu makan dan melipatgandakan porsi pada kesempatan berikutnya akan membuat tubuh menjadi "bingung", akibatnya kerja sistem metabolisme menjadi berantakan dan membuat gula darah naik.

“Karena optimalnya tiap tiga jam ada hormon insulin yang dilepaskan oleh pankreas, ada makanan masuk dia keluar, dia turunin gula darah," kata Eva dalam bincang-bincang "HaloTalks: Pendekatan Kesehatan Holistik untuk Indonesia Sehat", Rabu, 11 November 2020.

"Kalau enggak ada makanan yang masuk apa yang terjadi? Insulinnya tetap keluar, gula darahnya tetap turun akhirnya dia drop bisa pingsan," ujar Rena melanjutkan.

Setelah tidak makan seharian, seseorang cenderung makan dengan porsi yang lebih besar dari biasanya. Bahayanya, hal tersebut justru dapat memicu naiknya gula darah lantaran insulin harus bekerja lebih keras dari sebelumnya saat perut kosong.

"Insulinnya bingung udah lama enggak kerja tiba-tiba dikasih makan yang banyak, akhirnya gula darahnya malah naik karena insulinnya kaget enggak biasa konsumsi makanan sebanyak itu, malah hari kedua ketiga jadi hiperglikemik, gula darahnya naik," kata Eva.

Tak hanya menaikkan gula darah, menunda waktu makan juga dapat menyebabkan batu empedu. Sebab saat kita makan, tubuh mengeluarkan asam empedu yang berfungsi untuk membuat metabolisme lemak.

"Kalau enggak ada makanan gimana? Alaminya asam empedu tetap dibuat oleh kantung empedu, kalau enggak ada makanan bisa jadi batu empedu, itu biasa kita temukan pada orang yang puasa lama atau orang yang mengalami turun berat badan drastis, itu karena dia suka skip-skip makan," ujar dr. Eva.

Dia pun menyarankan agar makan secara teratur dengan tiga kali makan utama dan dua kali snack buah.

"Makan itu harus seimbang dengan jadwal yang teratur, makan utama dan snacking buah," kata Eva.






Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

3 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


5 Cara Menjaga Keseimbangan Kadar Gula Darah Agar Metabolisme Sehat

3 hari lalu

5 Cara Menjaga Keseimbangan Kadar Gula Darah Agar Metabolisme Sehat

Kadar gula darah yang sehat mencerminkan metabolisme yang aktif


Alasan Malam Hari Waktu Terbaik Beli Sepatu, Terutama untuk Penderita Diabetes

3 hari lalu

Alasan Malam Hari Waktu Terbaik Beli Sepatu, Terutama untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes disarankan memakai sepatu yang lapang dan bernapas.


Apa Itu Active Couch Potato? Rutin Melakukan Olahraga Lalu Hanya Duduk Sepanjang Hari

3 hari lalu

Apa Itu Active Couch Potato? Rutin Melakukan Olahraga Lalu Hanya Duduk Sepanjang Hari

Orang yang olahraga selama 30 menit setiap hari, tetapi lalu tidak banyak bergerak selama 10-12 jam sehari ternyata memiliki 3 indikator yang buruk.


Takaran Susu yang Dianjurkan buat Anak, Bukan Pengganti Makan

4 hari lalu

Takaran Susu yang Dianjurkan buat Anak, Bukan Pengganti Makan

Ahli gizi mengatakan susu tidak bisa menggantikan makanan utama sehingga terus memberi susu pada anak yang tak mau makan bukan jalan keluar.


Inilah 5 Buah yang Mampu Bantu Turunkan Gula Darah

9 hari lalu

Inilah 5 Buah yang Mampu Bantu Turunkan Gula Darah

Berikut inia adalah lima buah yang berkhasiat untuk menurunkan dan menjaga kadar gula darah.


Inilah 4 Sayuran yang Bisa Menurunkan Gula Darah

9 hari lalu

Inilah 4 Sayuran yang Bisa Menurunkan Gula Darah

Tidak semua sayuran dapat membantu menjaga gula darah tubuh. Berikut sejumlah sayuran yang bisa menurunkah gula darah.


Mengenal Kolangitis, Peradangan Saluran Empedu

9 hari lalu

Mengenal Kolangitis, Peradangan Saluran Empedu

Ketika saluran empedu mengalami peradangan, empedu dapat mengalir kembali ke hati. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan hati dan masalah lainnya.


Mengapa Ibu Hamil Harus Menjaga Tekanan Darah Tinggi?

9 hari lalu

Mengapa Ibu Hamil Harus Menjaga Tekanan Darah Tinggi?

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan preeklamsia pada ibu hamil. Mengapa harus terus dijaga, dan apa risikonya?


Mengenal Atresia Bilier, Penyumbatan Saluran Empedu yang Umum Terjadi pada Bayi

10 hari lalu

Mengenal Atresia Bilier, Penyumbatan Saluran Empedu yang Umum Terjadi pada Bayi

Atresia bilier adalah penyumbatan pada saluran yang membawa empedu dari hati ke kantong empedu.