Aturan Menggunakan dan Membersihkan Kamar Mandi selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kamar Mandi (Pexels.com)

    Ilustrasi Kamar Mandi (Pexels.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak pandemi pandemi virus corona melanda dunia delapan bulan lalu, orang-orang menjadi lebih berhati-hati menjaga kebersihan. Rumah juga jadi lebih sering dibersihkan, terutama area gagang pintu dan dapur untuk mencegah virus. Tetapi pernahkah terpikir seberapa sering Anda harus membersihkan kamar mandi

    Karena sering mencuci tangan, kamar mandi mungkin menjadi ruangan yang paling banyak dikunjungi di rumah, sekaligus salah satu tempat bersarangnya kuman dan bakteri penyebab penyakit. 

    Ada beberapa bagian kamar mandi yang harus dibersihkan setiap kali habis digunakan, misalnya dudukan toilet. Siapkan tisu toilet dan gunakan disinfektan untuk membersihkannya setelah digunakan. Selain membuat kamar kecil terlihat lebih rapi bagi pengguna berikutnya, tetapi juga akan menjamin kebersihannya.

    Begitu juga dengan wastafel yang penggunaannya meningkat pesat dalam beberapa bulan terakhir. Ketika membersihkan tangan selama 20 detik dengan sabun dan air, keran wastafel jadi sering disentuh setiap selesai mencuci tangan.

    Untuk menjaga kebersihannya, cara terbaik adalah membuka dan menutup keran menggunakan pergelangan tangan atau siku setelah selesai mencuci tangan. Biasanya, keran idealnya didesinfeksi setidaknya 2-3 kali dalam sehari.

    Sementara, kenop pintu, dudukan kamar mandi, wastafel, dan keran dibersihkan dengan air sabun setiap hari. Jika ada anggota keluarga yang sakit atau mengalami gejala, yang terbaik adalah mengisolasi mereka dan meminta mereka menggunakan kamar mandi terpisah.

    TIMES OF INDIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.