Kangen Fashion Show, Dian Pelangi Rajin Dandani Baby Rumi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Pelangi dan Baby Rumi (Instagram/@dianpelangi)

    Dian Pelangi dan Baby Rumi (Instagram/@dianpelangi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer modest fashion Indonesia Dian Pelangi mengungkapkan kerinduannya pada acara fashion show, acara yang dulu rutin dia gelar. Sejak Maret lalu kegiatan berkerumun yang mengundang banyak orang, sseperti fashion show tidak diperbolehkan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

    Sebagai gantinya, dia rajin mendandani anaknya bersama suami Sandy Nasutian, yang dipanggil Baby Rumi. Dia kerap membuat photoshoot berjudul "Baju Rumi Hari Ini" dengan model anaknya yang baru berusia satu bulan 7 hari itu. Dia mendandani Baby Rumi dengan berbagai gaya walau sang bayi masih mengenakan kain bedong bayi atau swaddle.

    "Hiburanku di rumah sebatas dandanin Baby Ru doang, kangen fashion show dan photoshoot sih. Akhirnya hasrat ingin styling ditumpahkan ke Rumi aja deh. Maaf ya nak, cepet gede dong bunda can't wait to play dress up with you," tulis perempuan kelahiran 14 Januari 1991 itu di Instagram Story.

    Baby Rumi, anak Dian Pelangi dan Sandy Nasution. (Instagram/@dianpelangi)

    ADVERTISEMENT

    Bedong bayi yang digunakan Baby Rumi berwarna pastel seperti khaki, mint, dusty pink dengan aneka motif beragam, mulai dari motif abstrak, daun, flower, hingga plain. 

    Tak hanya swaddle, Baby Rumi juga mengenakan jumpsuit putih bermotif polkadot kuning dengan bandana senada baju. Semua yang dikenakan Baby Rumi dipilih langsung oleh Dian Pelangi.

    Sebagai hiasan, Baby Rumi juga mengenakan aneka bandana atau bando beraneka gaya. Mulai pita warna kuning, bandana merah, pita bunga warna dusty pink, hingga bandana rajut.

    Dian Pelangi juga merancang interior kamar Baby Rumi dengan minimalis warna-warna khaki, mulai dari kasur, ranjang anyaman tempat tidur bayi, selimut aneka mainan, dan alas karpet warna senada.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...