Selain Biotin, 6 Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi Untuk Mengatasi Rambut Rontok

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rambut rontok.

    Ilustrasi rambut rontok.

    TEMPO.CO, JakartaSelama ini, sebagian besar orang menganggap kerontokan rambut disebabkan cara perawatan yang salah. Hal itu memang benar adanya, namun ada faktor lain yang menjadi penyebab dari rontoknya rambut Anda. Misalnya karena perubahan hormon, kondisi medis seperti penyakit autoimun alopecia areata, efek pengobatan, terapi radiasi hingga stres. 

    Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kerontokan rambut. Bila kerontokan disebabkan karena gizi, ada sejumlah makanan untuk rambut rontok yang bisa Anda konsumsi. Pemilihan jenis makanan ini harus disesuaikan dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sama seperti anggota tubuh lain, rambut juga memerlukan asupan nutrisi yang cukup supaya dapat tumbuh sehat dan terhindar dari kerontokan. Asupan nutrisi ini sendiri bisa Anda dapat dari makanan sehari-hari.

     

    Berikut jenis nutrisi yang dibutuhkan beserta daftar makanan untuk rambut rontok

    1. Biotin

    ADVERTISEMENT

    Salah satu jenis vitamin B ini mempunyai peranan penting dalam menjaga kesehatan rambut. Makanan-makanan yang kaya akan kandungan biotin antara lain kuning telur, jeroan (hati dan ginjal), kacang-kacangan (almond, kenari, dan kacang tanah), kembang kol, dan jamur. Selain lewat makanan, Anda juga bisa mendapatkan asupan biotin dengan mengonsumsi suplemen.

    2. Vitamin C

    Selama ini, vitamin C memiliki peranan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga membantu menghasilkan kolagen protein yang dibutuhkan untuk kesehatan rambut dan kulit. Tidak hanya dari jeruk, Anda bisa mendapat asupan vitamin C dengan mengonsumsi makanan seperti paprika kuning, kale, bayam, kubis, peterseli, dan thyme. Sama seperti biotin, Anda juga bisa meminum suplemen atau multivitamin untuk mendapatkan asupan vitamin C.

    3. Vitamin A

    Dikenal dengan manfaatnya untuk menjaga kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penglihatan, vitamin A merupakan nutrisi penting dalam pertumbuhan rambut. Makanan-makanan yang jadi sumber vitamin A mulai dari daging, telur, ikan, hingga produk susu. Namun, Anda tidak boleh mengonsumsi vitamin A secara berlebihan karena malah dapat membuat rambut menjadi rontok.

    4. Vitamin D

    Tidak hanya penting dalam membantu penyerapan kalsium, vitamin D memiliki beragam fungsi lain untuk tubuh, salah satunya menjaga kesehatan rambut. Rendahnya kadar vitamin D kerap dikaitkan dengan kerontokan rambut. Makanan untuk rambut rontok dengan kandungan vitamin D yang bisa Anda konsumsi seperti salmon, sarden, tuna, tiram, kuning telur, dan jamur. Selain makanan, asupan vitamin D juga bisa didapatkan dari sinar matahari pagi

    5. Vitamin E

     

    Berkat sifat antioksidan yang dimiliki, vitamin E dapat meningkatkan pertumbuhan sel serta menjaga kesehatan rambut. Makanan yang menjadi sumber vitamin E di antaranya kacang-kacangan, alpukat, bayam, tomat, dan biji bunga matahari.

    6. Protein

    Kekurangan protein bisa menyebabkan rambut mengalami kerontokan dan beragam masalah komplikasi serius. Selain ikan, telur, maupun daging, asupan protein juga bisa Anda dapatkan dari makanan-makanan seperti produk olahan kedelai, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, bayam, dan kubis.

    7. Zat besi

    Rendahnya kadar zat besi dalam tubuh kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan rambut. Untuk mendapatkan asupan zat besi, Anda bisa mengonsumsi kerang, bayam, daging merah, hingga biji labu.Apabila Anda mempunyai alergi dengan makanan tertentu, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter. Nantinya, dokter akan memberi rekomendasi suplemen atau multivitamin yang bisa Anda konsumsi untuk memenuhi kurangnya asupan nutrisi penyebab kerontokan rambut.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...