Minuman Soda dan 3 Makanan Penyebab Diabetes yang Harus Dihindari

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, JakartaMenurut organisasi kesehatan dunia atau WHO diabetes merupakan penyebab utama dari kebutaan, gagal ginjal, stroke, hingga serangan jantung. Pada tahun 2016 saja, diabetes merenggut sekitar 1,6 juta jiwa di seluruh dunia. 

    Salah satu penyebab diabetes adalah makanan. Bagi Anda yang memiliki faktor risiko diabetes seperti memiliki kadar gula darah yang tinggi, obesitas, berusia lanjut usia, riwayat keluarga pengidap diabetes, sebaiknya menghindari makanan penyebab diabetes.

    Diabetes adalah penyakit yang tidak boleh disepelekan karena dapat menimbulkan banyak komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, dan penyempitan pembuluh darah. Tingginya kadar gula dalam darah dapat merusak dinding dari pembuluh darah kecil (kapiler), terutama di bagian kaki. Gejalanya berupa mati rasa, kesemutan, nyeri, hingga sensasi terbakar.

    Selain itu, diabetes dapat merusak pembuluh darah kecil (glomeruli) di dalam ginjal. Tugas utama glomeruli adalah menyaring kotoran dari dalam darah. Jika tidak ditangani, maka gagal ginjal bisa terjadi. Diabetes juga dapat merusak pembuluh darah di retina yang disebut retinopati diabetik dan berpotensi menyebabkan kebutaan. Selain itu, diabetes juga mampu meningkatkan risiko katarak dan glaukoma.Selain berbagai komplikasi di atas, diabetes juga dapat menyebabkan masalah kulit, kerusakan pada kaki, terganggunya pendengaran, hingga depresi. 

    Berikut ini daftar makanan penyebab diabetes

    ADVERTISEMENT

    1. Karbohidrat olahan

    Karbohidrat olahan, seperti nasi putih hingga tepung terigu, tak mengandung serat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Itulah sebabnya makanan dengan karbohidrat olahan menjadi salah satu jenis makanan penyebab diabetes.Makanan dengan karbohidrat olahan ini sangat mudah untuk dicerna tubuh sehingga gula darah dan kadar insulin dapat meningkat dengan cepat. Lambat laun, hal ini dapat menyebabkan diabetes tipe 2. 

    Menurut sebuah riset dalam jurnal Archives of Internal Medicine mengonsumsi makanan dengan karbohidrat olahan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 21 persen pada wanita Tiongkok.Jadi jangan kaget kalau dokter menyarankan Anda untuk mulai mengurangi makanan dengan karbohidrat olahan. Lebih baik, cobalah karbohidrat dari biji-bijian utuh, seperti oatmeal, quinoa, nasi cokelat, jagung, hingga roti gandum.

    2. Minuman dengan pemanis buatan

    Menurut penulis buku Diabetes Weight Loss: Week by Week, minuman dengan pemanis buatan seperti minuman soda atau teh manis, sering kali menyebabkan diabetes tipe 2. Minuman dengan pemanis buatan ini mengandung kalori dan gula yang tinggi. Keduanya dapat mengakibatkan kenaikan berat badan dan resistensi insulin.

    Sebuah penelitian membuktikan, mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan sebanyak 1-2 gelas per hari, dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 26 persen. Salah satu cara terbaik untuk menghindarinya ialah mengonsumsi lebih banyak air putih. Selain itu, hindari juga penyajian kopi atau teh dengan gula.

    3. Makanan berlemak jenuh dan trans

    Makanan dengan lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kolesterol di dalam darah. Jika kadar kolesterol sudah tinggi, risiko diabetes tipe 2 pun akan meningkat. Lemak trans umumnya dapat ditemukan pada gorengan, sedangkan lemak jenuh biasanya ditemui dalam daging berlemak, mentega, susu tinggi lemak, dan keju.Untuk mencegahnya, Anda bisa menggoreng makanan dengan minyak zaitun atau canola. Setelah itu, pilihlah daging sapi tanpa lemak atau daging ayam tanpa kulitnya. Dengan begitu, lemak jenuh dan lemak trans dapat dihindari.

    4. Daging merah olahan

    Daging merah olahan, seperti bacon atau hot dog, merupakan makanan penyebab diabetes yang harus dihindari. Sebab, daging merah olahan mengandung kadar natrium (sodium) dan nitrit yang tinggi.Lewat studi yang dirilis dalam The American Journal of Clinical Nutrition, para ahli menjelaskan bahwa mengonsumsi daging merah olahan sebanyak 85 gram per hari dapat meningkatkan diabetes tipe 2 sebanyak 19 persen. 

    Dibandingkan daging merah olahan, carilah sumber protein lain, seperti daging ikan salmon, ikan sarden, telur, atau daging sapi yang diberi makan rumput. Sederet makanan penyebab diabetes di atas tentunya harus dihindari supaya Anda tidak menjadi korban dari penyakit ini. Berkonsultasilah pada dokter mengenai pola makan yang sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk diabetes.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.