Tak Selalu Nyeri Dada, Waspadai Ragam Gejala Penyakit Jantung pada Wanita

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit jantung pada wanita dan pria memiliki gejala yang sedikit bebeda. Meski pada umumnya, gejalanya seperti nyeri dada, tekanan atau ketidaknyamanan pada dada. Hal ini biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit atau bisa juga hilang timbul.

Namun, nyeri dada yang terjadi pada wanita tidak selalu parah atau malah jarang disadari. Beberapa pasien wanita menggambarkan nyeri dada sebagai tekanan atau sesak saja. Bahkan, ada kemungkinan wanita mengalami serangan jantung tanpa didahului dengan nyeri dada. Dibandingkan dengan pria, wanita lebih cenderung merasakan gejala penyakit jantung yang tidak berkaitan dengan nyeri dada.

Beberapa gejala penyakit jantung pada wanita, antara lain:
- Perasaan tidak nyaman pada leher, rahang, bahu, punggung bagian atas, atau perut
- Sesak napas
- Nyeri pada satu atau kedua lengan
- Mual atau muntah
- Berkeringat
- Sakit kepala ringan atau pusing
- Kelelahan yang tidak biasa
- Gangguan pencernaan
- Heartburn atau nyeri ulu hati
- Bengkak di kaki, telapak atau pergelangan kaki
- Kenaikan berat badan
- Gangguan tidur
- Jantung berdebar kencang (jantung berdebar)
- Batuk
- Mengi
- Pusing
- Gelisah
- Pingsan.

Beberapa dari gejala ini mungkin samar dan tidak sejelas nyeri dada yang sering dikaitkan dengan serangan jantung. Kemungkinan hal ini dikarenakan wanita cenderung memiliki penyumbatan pembuluh darah yang tidak hanya terjadi di arteri utama saja, tetapi juga pada pembuluh darah lebih kecil yang memasok darah ke jantung. Ini adalah kondisi yang disebut sebagai mikrovaskular koroner atau penyakit jantung pembuluh kecil.

Tekanan emosional juga dapat berperan penting dalam memicu serangan jantung pada wanita. Selain itu, jika dibandingkan dengan pria, wanita cenderung merasakan gejala lebih sering ketika dalam kondisi beristirahat atau bahkan ketika sedang tidur.

Dengan beberapa gejala yang berbeda dari pria, membuat wanita mungkin lebih jarang didiagnosis menderita penyakit jantung. Terlebih lagi, wanita tidak selalu mengenali gejala yang dirasakan sebagai gejala penyakit jantung dan mengabaikannya sehingga tidak sedikit yang baru datang ke ruang gawat darurat dalam kondisi kerusakan jantung.

Semakin dini faktor risiko penyakit jantung dicegah atau diobati, semakin kecil kemungkinan Anda terkena penyakit jantung di kemudian hari. Walaupun Anda tidak memiliki gejala, penting sekali untuk tetap waspada karena penyakit jantung dapat memiliki gejala yang samar dengan penyakit lain.

Tanda-tanda peringatan penyakit jantung, seperti kelelahan, gangguan pencernaan, dan sesak napas, kerap dianggap sebagai penyakit ringan. Akan tetapi, karena serangan jantung dapat terjadi tiba-tiba, penting untuk tidak mengabaikan tanda-tanda peringatan yang potensial. Khususnya, jika Anda termasuk dalam kelompok yang memiliki faktor risiko tinggi.

SEHATQ






6 Penyebab Asfiksia atau Sumbatan Napas

2 jam lalu

6 Penyebab Asfiksia atau Sumbatan Napas

Asfiksia kondisi kadar oksigen berkurang dalam tubuh


Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

15 jam lalu

Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

Orang yang mengalami obesitas dapat berisiko lebih besar terkena penyakit antara lain diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Kenapa?


Olahraga yang Cocok Cegah Serangan Jantung Menurut Dokter

1 hari lalu

Olahraga yang Cocok Cegah Serangan Jantung Menurut Dokter

Dokter menyatakan olahraga aerobik yang biasa dilakukan dalam intensitas rendah dalam durasi lama bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung.


Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

1 hari lalu

Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

Obesitas atau kelebihan berat badan mengundang berbagai penyakit berbahaya. Diabetes berada di urutan pertama.


Saran Makanan yang Baik dari Dokter buat Kesehatan Jantung

2 hari lalu

Saran Makanan yang Baik dari Dokter buat Kesehatan Jantung

Hasil penelitian mengungkap konsumsi sayuran dan buah-buahan segar atau tinggi serat adalah yang terbaik untuk kesehatan jantung.


4 Manfaat Buah Pir, Kontrol Gula Darah Hindari Risiko Diabetes Tipe 2

2 hari lalu

4 Manfaat Buah Pir, Kontrol Gula Darah Hindari Risiko Diabetes Tipe 2

Buah pir menyimpan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh, antara lain mengontrol gula darah dan untuk menghindari risiko diabetes tipe 2.


Pentingnya Pola Hidup Sehat untuk Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung

3 hari lalu

Pentingnya Pola Hidup Sehat untuk Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung

Pola hidup sehat yang berkaitan dengan upaya menurunkan risiko penyakit jantung sangat dibutuhkan dalam upaya kesehatan di Indonesia.


Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

5 hari lalu

Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung sangat penting untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini sebelum muncul gejala. Apa saja?


5 Makanan Sehat untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

5 hari lalu

5 Makanan Sehat untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari semua kematian di dunia. Anda perlu mengonsumsi makanan sehat buat cegah risiko penyakit jantung.


Sayangi Jantungmu, 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Risiko Penyakit Jantung

6 hari lalu

Sayangi Jantungmu, 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Risiko Penyakit Jantung

Anda dapat mencegah penyakit jantung dengan mengikuti gaya hidup sehat untuk jantung.