Brussel Sprout alias Kol Mini Kaya Vitamin K Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brussel sprout atau kol mini. Freepik.com/Racool Studio

    Brussel sprout atau kol mini. Freepik.com/Racool Studio

    TEMPO.CO, Jakarta - Brussel sprout, kubis brussel, atau ‘kol mini’ adalah sayuran yang masuk ke dalam family Brassicaceae atau Cruciferae. Sayuran mini kehijauan ini masih berkerabat dekat dengan beberapa jenis sayuran cruciferous yang sering Anda konsumsi, seperti bunga kol, brokoli, kubis, dan kale.

    Sebagai sayur-sayuran cruciferous, brussel sprout pun mengantongi beragam nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh - namun dengan kalori yang sangat rendah. Dalam setiap 78 gram brussel sprout mengandung 28 kalori; 2 gram protein; 6 gram karbohidrat; 2 gram serat; 137 persen vitamin K; 81 persen vtamin C, dan nutrisi lainnya seperti kalium, zat besi, magnesium, fosfor, vitamin B6, dan vitamin B1.

    Berikut ini ragam manfaat brussel sprout untuk kesehatan

    1. Mencegah kerusakan sel

    ADVERTISEMENT

    Ada banyak manfaat brussel sprout atau kubis brussel. Namun, salah satu yang sangat mengesankan adalah kandungan zat antioksidannya. Zat antioksidan berperan mengendalikan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif. Jika tak terkendali, stres oksidatif dapat merusak sel dan memicu beragam penyakit kronis. Salah satu zat antioksidan dalam brussel sprout adalah kaempferol yang berpotensi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker, meredakan peradangan, serta menyehatkan jantung.

    2. Menyehatkan sistem pencernaan

    Brussel sprout merupakan salah satu sayuran berserat tinggi. Untuk setiap 78 gram sayuran ini, asupan serat harian akan terpenuhi hingga 8 persen. Serat penting untuk dipenuhi kebutuhannya karena menjadi nutrisi yang amat vital untuk tubuh. Seperti yang mungkin Anda tahu, serat membantu mengatasi sembelit atau konstipasi. Nutrisi tumbuhan ini juga menyehatkan sistem pencernaan karena merangsang pertumbuhan bakteri di usus.

    3. Berpotensi untuk hambat kanker

    Zat antioksidan yang terkandung dalam kubis brussel berpotensi untuk turunkan risiko kanker tertentu. Dalam sebuah studi yang dimuat dalam Molecular Nutrition and Food Research, disebutkan bahwa sayuran ini dapat melawan karsinogen penyebab kanker serta mencegah kerusakan oksidatif pada sel. Kandungan dalam kubis brussel juga berpotensi untuk meningkatkan enzim detoksifikasi, sehingga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal. Studi lanjutan diperlukan untuk menguatkan temuan ini.

    4. Mengendalikan gula darah

    Alasan lain Anda harus rutin mengonsumsi kubis brussel adalah efek positifnya terhadap gula darah. Sayuran kecil ini disebutkan dapat mengontrol gula darah sehingga berpotensi untuk menurunkan risiko diabetes. Khasiat brussel sprout ini diyakini ditopang oleh kandungan seratnya yang membantu memperlambat penyerapan gula ke aliran darah. Kandungan asam alfa-lipoat dalam kol mini juga dilaporkan meningkatkan efisiensi aktivitas insulin untuk menurunkan gula darah.

    5. Berpotensi untuk kurangi peradangan di tubuh

    Peradangan atau inflamasi merupakan respons sistem imun yang normal. Hanya saja, apabila respons tersebut cenderung kronis dan tak terkendali, peradangan dapat memicu penyakit kronis termasuk kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

    Brussel sprout juga merupakan sayur cruciferous yang dilaporkan memiliki sifat anti peradangan. Sebuah riset yang dipublikasikan tahun 2014 pun menyebutkan, sayur-sayuran cruciferous dapat menurunkan penanda peradangan di dalam darah. Kandungan antioksidan kubis brussel juga sangat mengesankan. Antioksidan membantu mengendalikan radikal bebas, salah satu biang peradangan di tubuh.

    6. Tinggi dengan vitamin K

    Salah satu nutrisi yang bersinar dalam brussel sprout adalah vitamin K. Bahkan, setiap 78 gram brussel sprout bisa menutupi kebutuhan harian dasar tubuh terhadap vitamin K, yakni hingga 137 persen. Vitamin K berperan penting untuk kinerja tubuh, seperti berperan dalam pembekuan darah untuk menghentikan perdarahan. Mencukupkan kebutuhan vitamin K juga berpotensi untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk mencegah terjadinya osteoporosis.

    7. Kaya akan vitamin C

    Vitamin lain yang tinggi kandungannya dalam brussel sprout adalah vitamin C. Vitamin populer ini sangat bermanfaat untuk tubuh karena berperan dalam beragam fungsi, termasuk memulihkan dan memelihara jaringan tubuh, memiliki efek antioksidan untuk kendalikan radikal bebas, merangsang produksi kolagen, menguatkan sistem imun, dan mengoptimalkan penyerapan zat besi.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...