Merasa Keren Itu Penting, Atalia Praratya Anti Atas Rapi Bawah Dasteran

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atalia Praratya (Instagram/@ataliapr)

    Atalia Praratya (Instagram/@ataliapr)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat pandemi melanda dunia, bekerja atau rapat banyak dilakukan secara virtual melalui video call atau aplikasi. Karena hanya memperlihatkan bagian tubuh atas, banyak orang memilih berpakaian santai, atau atasan rapi tapi bawahan cukup celana pendek atau celana tidur. Tapi, trik berpenampilan itu tak akan pernah dilakukan oleh Atalia Praratya.

    Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selalu tampil rapi dari atas ke bawah. Alasannya, penampilan rapi biasa membuat ia tambah bersemangat.

    Atalia mengunggah penampilannya saat mengikuti sidang usulan riset melalui video conference. Dia terlihat menggunakan blus putih dengan blazer hitam, dipadukan dengan kerudung merah muda. Dia melengkapi pakaiannya dengan aksesori kalung logam.

    Dia lalu mengunggah foto penampilannya secara keseluruhan. Sebagai bawahan, dia mengenakan celana panjang hitam yang dilengkapi sepatu berhak warna baby pink.

    ADVERTISEMENT

    “Meski vidcon-an, materi harus dipersiapkan matang dan penampilan dari atas ke bawah harus tetap cetar dong ya... Padahal ngga keliatan juga sih hihi,” tulis dia pada Selasa, 4 Agustus 2020. 

    Atalia mengatakan, penampilan rapi menjadi mood booster penyemangat dia menjalani hari, bukan hanya untuk menghormati orang lain. Ingin menularkan semangat yang sama untuk pengikutnya, perempuan 46 tahun itu berniat membuat gerakan anti atas rapi bawah dasteran.

    “Bikin #gerakan anti atas rapi bawah dasteran ah, karena #merasakerenitupenting,” tulis dia mengakhiri keterangan di unggahan.

    Sidang usulan riset itu berlangsung pada pada 21 Juli 2020. Atalia meminta didoakan agar studinya lancar. Saat ini Atalia tercatat sebagai mahasiswa program S3 Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...