Gym Buka Lagi, Simak 7 Aturan Olahraga di Masa Pandemi untuk Cegah Covid-19

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Gym. Thatsmag.com

    Ilustrasi Gym. Thatsmag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat kebugaran atau gym mulai dibuka setelah tutup beberapa bulan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB karena pandemi Covid-19. Orang pun bisa kembali berlatih dengan instruktur kebugaran dan peralatan yang memadai. Tapi ada protokol kesehatan yang perlu diikuti selama berada di gym. 

    Dilansir dari Times of India, berikut tujuh hal yang harus diperhatikan saat ke gym di masa pandemi untuk mencegah penularan Covid-19.

    1. Jaga jarak

    Aturan baku untuk menjaga jarak sosial masih berlaku saat Anda berada di pusat kebugaran. Ingat, pandemi masih berlangsung, jadi pastikan jaga jarak setidaknya 6 kaki atau sekitar 1,8 meter dari orang lain.

    ADVERTISEMENT

    2. Atur waktu

    Jangan terburu-buru memasuki kelas gym untuk menghindari kerumunan. Jika datang terlalu cepat, disarankan menunggu di mobil atau di suatu tempat yang agak jauh.

    3. Bawa minum sendiri

    Hindari mengambil air yang disediakan gym, sebaliknya bawa botol air minum sendiri. Bersiaplah sejak dari rumah termasuk pakaian dan sepatu karena loker dan ruang ganti kemungkinan besar ditutup. Anda juga perlu membawa matras yoga sendiri untuk melakukan peregangan.

    4.Pakai sarung tangan dan sweatbands

    Sarung tangan berfungsi dua, pertama untuk menghindari menyentuh peralatan olahraga secara langsung, kedua mencegah Anda menyentuh wajah secara tidak sengaja. Anda juga dapat mengenakan sweatbands di lengan untuk mengelap keringat mengalir di wajah.

    5. Bawa hand sanitizer 

    Jika Anda tidak menggunakan sarung tangan saat memegang peralatan olahraga, pastikan untuk membersihkan tangan dan jangan menyentuh wajah. Bawalah hand sanitizer untuk keperluan ini.

    6. Jangan datang saat kondisi tidak fit

    Jika Anda merasa sakit, jangan pergi ke gym, disarankan untuk tetap di rumah agar orang lain tetap aman. Hubungi layanan medis jika mengalami batuk, demam, atau kehilangan aroma dan rasa baru.

    7. Hindari pakai masker saat olahraga

    Banyak ahli berpendapat bahwa mengenakan masker saat joging atau latihan berat, bisa menghalangi aliran udara dan meningkatkan detak jantung dengan cepat. Anda mungkin cepat lelah, kesulitan bernapas, dan pusing atau sakit kepala.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.