Kale dan 6 Sayuran Ini Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jus kale (Pixabay.com)

    Ilustrasi jus kale (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sayuran mengandung nutrisi tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini tentu bermanfaat untuk penderita tekanan darah tinggi. Penyakit yang kerap dianggap silent killer ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah sehingga memicu terjadinya penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, dan berbagai masalah lain.

    Diet dengan mengonsumsi beberapa sayuran penurun tekanan darah tinggi dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda. Namun akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter terkait dengan rencana diet hipertensi yang akan Anda lakukan. Dokter akan memberi rekomendasi mengenai asupan yang sebaiknya dikonsumsi maupun tidak dikonsumsi oleh Anda.

    Berikut ini macam-macam sayuran penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi

    1. Kubis

    Kubis adalah sumber kalium yang sangat baik. Satu cangkir kubis menyediakan 4% nilai harian kalium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan menangkal efek natrium dalam tubuh, mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine, dan melemaskan dinding pembuluh darah. Dengan mengonsumsi kubis yang kaya kalium pun menjadi cara yang lezat untuk menjaga tekanan darah dalam kisaran yang normal.

    ADVERTISEMENT

    2. Kale

    Kale adalah sayuran hijau yang kaya nutrisi. Satu cangkir kale mengandung 170 mg kalium dan menyediakan 3,6% nilai harian akan nutrisi tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa meningkatkan asupan kalium sambil mengurangi konsumsi garam tambahan atau natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular. 

    3. Selada

    Studi menunjukkan bahwa diet tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium dan melebarkan pembuluh darah. Baik selada hijau maupun selada merah juga kaya akan kalium. Bahkan tiga cangkir selada menyediakan 5% nilai harian kalium sehingga menjadi salah satu sayuran penurun darah tinggi yang baik untuk dikonsumsi. Sayuran ini juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung atau stroke. 

    4. Bayam

    Karena memiliki kandungan kalium yang tinggi, bayam kerap direkomendasikan untuk penderita hipertensi. Satu cup bayam mengandung 167 mg kalium. Kalium dalam bayam pun membantu mengurangi efek natrium dalam tubuh sehingga menurunkan tekanan darah. Sebaliknya, asupan kalium yang rendah meningkatkan risiko Anda untuk terkena hipertensi.

    5. Sawi

    Sawi juga sayuran hijau yang tinggi kalium. Satu cangkir sawi menyediakan 4-5 persen nilai harian akan kalium. Selain dapat menurunkan tekanan darah, satu tinjauan terhadap 8 studi juga menemukan bahwa mengonsumsi sawi-sawian dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung secara signifikan sekitar 15 persen.

    6. Bit

    Bit mungkin lebih dikenal sebagai buah, namun ternyata ini merupakan umbi yang termasuk sebagai sayuran. Bit mengandung nitrit oksida yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Bahkan para peneliti menemukan bahwa nitrat dalam bit dapat menurunkan tekanan darah peserta penelitian hanya dalam waktu 24 jam. Anda dapat menjadikannya jus atau menambahkannya ke dalam tumisan.

    7. Bawang putih

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat meningkatkan nitrit oksida tubuh yang dapat membantu otot-otot halus untuk rileks, dan melebarkan pembuluh darah. Hal inilah yang berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah. Satu studi menemukan bahwa ekstrak bawang putih mampu mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Selain itu, menambahkan bawang putih ke dalam masakan juga dapat meningkatkan rasa.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.