Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pelawak Omas Meninggal karena Diabetes, Simak Cara Mencegahnya

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Omaswati, komedian Lenong Betawi, meninggal pada Kamis malam, 16 Juli 2020
Omaswati, komedian Lenong Betawi, meninggal pada Kamis malam, 16 Juli 2020
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pelawak Omaswati atau Omas meninggal dunia di usia 54 tahun pada Kamis, 16 Juli 2020. Adik pelawak Mandra yang juga kakak Mastur itu dikabarkan mengidap penyakit gula atau diabetes dan paru-paru sejak lama. 

Sebelum meninggal, kondisi Omaswati dikabarkan menurun dalam beberapa minggu terakhir. Tubuhnya lemas sehingga hanya dapat terbaring di rumahnya.

Diabetes masih menjadi penyakit yang masih banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Sebanyak 90-95 persen kasus diabetes yang diderita merupakan tipe 2.

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya kadar gula yang tinggi dalam aliran darah. Ini terjadi karena sel tubuh tidak mampu merespons insulin sebagaimana mestinya (resisten terhadap insulin). Selanjutnya, pankreas pun tidak memproduksi insulin yang cukup.

Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang merupakan bawaan lahir, diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan gaya hidup sehat.

1. Mengurangi karbohidrat sederhana

Indeks glikemik karbohidrat sederhana seperti nasi, terigu, dan roti putih tergolong tinggi sehingga bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin setelah mengonsumsinya.

2. Mengurangi asupan gula

Para ahli meyakini minuman dan makanan bergula tinggi membuat Anda meningkatkan risiko untuk menderita penyakit ini, baik secara langsung maupun tak langsung.

3. Minum air putih

Air putih menjadi minuman paling aman untuk membuat tubuh senantiasa terhidrasi. Air putih juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dapat meningkatkan kendali tubuh terhadap kadar gula darah serta respons insulin.

4. Olahraga teratur

Latihan fisik dapat meningkatkan sensivitas sel tubuh terhadap insulin. Saat berolahraga tubuh lebih membutuhkan sedikit insulin agar kadar gula darah dapat terkendali. Berbagai tipe olahraga bisa Anda lakukan untuk mencegah diabetes, mulai dari latihan kekuatan, latihan aerobik, dan latihan interval intensitas tinggi. Lakukan setiap hari setidaknya 30 menit.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Menurunkan berat badan 

Kebanyakan kasus diabetes tipe 2 dipicu oleh kondisi obesitas atau berat badan berlebih. Pilihlah jenis pola makan diet yang sehat dan bisa Anda lakukan dalam jangka panjang untuk mempertahankan bobot ideal.

6. Mengurangi makanan olahan

Batasi asupan makanan olahan sebagai cara cegah diabetes dan menggantinya dengan pola makan makanan sehat. Makanan olahan telah dikaitkan dengan beragam masalah kesehatan, termasuk obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

7. Minum teh dan kopi

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi teh dan kopi dalam batas wajar dapat membantu menurunkan risiko dan mencegah diabetes. Salah satu teh yang mudah Anda dapatkan adalah teh hijau yang mengandung molekul antioksidan unik untuk menurunkan gula darah, serta meningkatkan sensivitas sel tubuh terhadap insulin.

8. Mengonsumsi biji-bijian

Biji-bijian mengandung kadar glukosa darah yang rendah sehingga dapat dikonsumsi dalam batas yang wajar. Banyak makanan terbuat dari biji-bijian yang sudah siap santap, termasuk aneka roti, produk pasta, dan sereal. 

9. Memperbanyak serat

Banyak makan serat ternyata dapat menjadi salah satu cara cegah diabetes yang bisa Anda lakukan. Makanan tinggi serat bisa ditemui dalam sayur dan buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

SEHATQ

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pakar Sebut Perlunya Edukasi Diabetes agar Penanganan Lebih Mudah

2 hari lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Pakar Sebut Perlunya Edukasi Diabetes agar Penanganan Lebih Mudah

Pakar mengatakan pentingnya edukasi terkait diabetes sehingga mudah dalam penanganan. Berikut yang perlu diperhatikan.


Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

6 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di rumah. Foto: Freepik.com/Tirachardz
Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

Studi tentang kaitan waktu olahraga dengan efektivitasnya didasarkan pada data yang dikumpulkan dari uji coba terkontrol secara acak.


WHO Umumkan Korban Jiwa Pertama di Dunia karena Jenis Flu Burung Baru

10 hari lalu

Ilustrasi flu burung di Brasil. REUTERS/Dado Ruvic
WHO Umumkan Korban Jiwa Pertama di Dunia karena Jenis Flu Burung Baru

WHO mengumumkan bahwa seorang penduduk Meksiko menjadi orang pertama di dunia yang meninggal karena jenis flu burung baru


Berapa Kadar Gula Darah yang Normal sesuai Usia? Ini Informasinya

12 hari lalu

Gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Lalu, berapa kadar gula darah yang normal? Ini informasinya.  Foto: Canva
Berapa Kadar Gula Darah yang Normal sesuai Usia? Ini Informasinya

Gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Lalu, berapa kadar gula darah yang normal? Ini informasinya.


Gelombang Panas Tewaskan 33 Petugas TPS di Hari Terakhir Pemilu India

14 hari lalu

Seorang pria pergi setelah memberikan suaranya di dalam tempat pemungutan suara pada pemilihan umum tahap kedua di desa Ezhupunna di negara bagian selatan Kerala, India, 26 April 2024. REUTERS/Sivaram V
Gelombang Panas Tewaskan 33 Petugas TPS di Hari Terakhir Pemilu India

Sedikitnya 33 petugas TPS meninggal akibat gelombang panas selama fase terakhir pemilihan umum di India


Tersangka Pemberi Suap bagi Lukas Enembe Meninggal, KPK Segera Bahas Status Hukum Piton Enumbi

15 hari lalu

Juru bicara KPK, Ali Fikri, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 24 April 2024. KPK mengirimkan kembali surat pemanggilan kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), yang telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik menjalani pemeriksaan pada hari Jumat, 3 Mei 2024 mendatang, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang kepada pegawai negeri di Lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo. TEMPO/Imam Sukamto
Tersangka Pemberi Suap bagi Lukas Enembe Meninggal, KPK Segera Bahas Status Hukum Piton Enumbi

Piton Enumbi, pemilik PT Melonesia Mulia yang menjadi tersangka penyuap Lukas Enembe, meninggal di RS Provita Jayapura.


Jokowi Hadiri Takziah Istri Habib Luthfi bin Yahya

20 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak menuju Pekalongan, Jawa Tengah pada Rabu pagi, 29 Mei 2024, untuk bertakziah ke rumah duka Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya, istri dari Habib Luthfi bin Yahya. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Hadiri Takziah Istri Habib Luthfi bin Yahya

Jokowi akan menghadiri takziah di rukah duka Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya, istri dari Habib Luthfi bin Yahya.


Lagi, Tawuran Remaja Sebabkan Korban Jiwa di Tangerang Selatan

24 hari lalu

Tempat Kejadian Perkara (TKP) tawuran remaja yang menewaskan seorang pelajar asal Kota Tangerang pada Kamis 23 Mei 2024 malam. TEMPO/Muhammad Iqbal
Lagi, Tawuran Remaja Sebabkan Korban Jiwa di Tangerang Selatan

Dua kelompok remaja terlibat tawuran di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Satu pelajar SMP meregang nyawa akibat insiden ini.


Top 3 Dunia: Iran Minta Bantuan AS hingga 5 Target Penangkapan ICC

27 hari lalu

Top 3 Dunia: Iran Minta Bantuan AS hingga 5 Target Penangkapan ICC

Berita Top 3 Dunia pada Selasa 21 Mei 2024 diawali klaim AS soal permintaan bantuan Iran, setelah helikopter yang membawa Presiden Ebrahim Raisi jatuh


Presiden Ebrahim Raisi dan Menlu Iran Dikabarkan Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

29 hari lalu

Petugas penyelamat bersiaga  setelah jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi, di Varzaqan, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, 19 Mei 2024. Proses penyelamatan oleh tim terhambat kondisi cuaca buruk di daerah tersebut karena terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Azin Haghighi/Moj News Agency/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Presiden Ebrahim Raisi dan Menlu Iran Dikabarkan Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

Dua pejabat pemerintah Iran, Presiden Ebrahim Raisi dan Menlu Amir Abdollahian, dikabarkan meninggal akibat kecelakaan helikopter di Azerbaijan Timur.