Tips Menghindari Kenaikan Berat Badan Berlebih saat Hamil

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil makan cokelat. thestir.cafemom.com

    Ilustrasi ibu hamil makan cokelat. thestir.cafemom.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat hamil, kenaikan berat badan kadang kala sulit dikontrol. Ini karena wanita hamil biasanya memakan apa saja yang diinginkan, terutama setelah melewati masa ngidam. Tahu-tahu berat badan bertambah melebihi perkiraan.

    Kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan adalah masalah umum yang dialami wanita. Sebuah laporan CDC menemukan bahwa lebih dari 40 persen wanita mengalami kenaikan berat badan ideal selama kehamilan mereka.

    Tidak hanya kelebihan berat badan, selama kehamilan dapat membuat Anda lebih sulit untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan, tetapi juga mempengaruhi makanan dan perkembangan bayi Anda.

    Wanita hamil yang kelebihan berat badan berisiko lebih tinggi mengalami hipertensi, diabetes gestasional, persalinan lama, risiko operasi Caesar dan kemungkinan bayi lahir prematur. Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa kenaikan berat badan yang tidak sehat selama kehamilan dapat berdampak pada kesehatan anak dalam jangka panjang.

    Dikutip dari Times of India, Kamis, 16 Juli 2020, kenaikan berat badan ideal untuk wanita hamil bervariasi, tergantung pada usianya, BMI (Indeks Massa Tubuh) atau faktor kesehatan yang sudah ada sebelumnya. Di mana saja antara 11-16 kilogram selama sembilan bulan dihitung sebagai kenaikan berat badan yang sehat.

    Pertambahan berat badan juga tergantung pada berat badan pra-kehamilan - apakah seorang wanita kekurangan berat badan, obesitas atau kelebihan berat badan. Pertambahan berat badan juga berbeda pada setiap orang

    Sementara sebagian wanita mengalami penambahan berat badan dengan cepat pada trimester pertama, sementara sebagian lagi di bulan-bulan akhir kehamilan. Meskipun demikian, mempertahankan berat badan yang stabil selama sembilan bulan adalah penting.

    Menariknya, ada juga teori yang menyatakan bahwa kenaikan berat badan kehamilan, khususnya pada beberapa bulan pertama, terkait dengan kemungkinan yang lebih tinggi untuk melahirkan bayi perempuan. Meskipun masih belum ada klaim ilmiah untuk ini, data ditemukan setelah mensurvei lebih dari 68 juta kelahiran selama periode waktu tertentu.

    Jika Anda merasa kenaikan berat badan sudah berlebihan sehingga khawatir dengan kesehatan Anda, berikut adalah beberapa tips yang bisa diingat calon ibu. 

    - Jangan hanya percaya pada konsep 'makan untuk dua' selama kehamilan. Makan apa yang dibutuhkan, dan jangan berlebihan.

    - Hindari segala jenis makanan diet atau mode. Berkonsentrasi pada mendapatkan makanan sehat dan tetap sehat.

    - Tetap berhubungan dengan dokter atau ahli gizi, yang akan membimbing Anda melalui apa yang baik dan buruk untuk Anda.

    - Sementara kita tahu bahwa Anda tidak dapat menghindari keinginan, berlatih secukupnya.

    -Jadilah lebih efisien dengan kalori Anda. Hindari kalori kosong dan sebagai gantinya pilihlah yang membuat Anda kenyang. Memiliki makanan teratur dan pengaturan waktu makan. Lakukan aturan yang sama dengan lemak Anda. -Hidrasi penting dan tidak bisa cukup ditekankan.

    - Olahraga sangat penting selama kehamilan. Bergerak dan tetap aktif secara fisik di seluruh. Namun, lakukan dengan hati-hati.

    - Jangan lewatkan vitamin dan suplemen prenatal Anda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahaya dan Manfaat yang Kita Dapat dari Mengkonsumsi Kayu Manis

    Kayu Manis banyak memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita. Namun beberapa jenis penyakit dapat terpicu bila kelewat sering mengonsumsi kayu manis.