Cara Menghilangkan Bau dalam Rumah Pakai Baking Soda hingga Cuka

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membersihkan rumah. Unsplash.com/Jeshoots.com

    Ilustrasi membersihkan rumah. Unsplash.com/Jeshoots.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah berbau meskipun Anda sudah rajin menyapu dan mengepel? Bukan hal yang aneh. Membersihkan rumah kadang-kadang tak mampu menghilangkan bau. Bau bisa muncul dari sepatu, karpet, kamar mandi, dapur, furnitur, bahkan sofa dan kasur Anda. 

    Namun, tak usah risau. Bau tak sedap di rumah bisa dihilangkan dengan trik sederhana menggunakan bahan makanan yang ada di dapur Anda. Berikut caranya, seperti dilansir Times of India, Rabu, 15 Juli 2020.

    1. Soda kue untuk sofa dan kasur

    Hewan peliharaan sering kali jadi penyebab bau di sofa dan kasur. Untuk menghilangkannya, taburkan permukaannya dengan soda kue atau baking soda, diamkan selama 15 menit, lalu bersihkan. Jika baunya terlalu kuat, diamkan baking soda sepanjang malam.

    ADVERTISEMENT

    Cara yang sama dapat Anda gunakan untuk menghilangkan bau di kasur. Anda juga bisa mencampur baking soda dengan minyak esensial jika ingin berbau harum.

    2. Cuka dan baking soda untuk karpet

    Sama dengan di sofa, bau pada karpet juga bisa disebabkan oleh hewan peliharaan. Solusinya, campurkan 1 sendok makan cuka, 1 sendok makan baking soda, dan 150 mililiter hidrogen peroksida lalu masukkan dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di karpet yang bau lalu biarkan mengering. Saat cairan berubah menjadi lapisan tepung, hilangkan dengan penyedot debu.

    3. Garam untuk bau toilet

    Untuk menghilangkan bau toilet, buat campuran menggunakan ½ cangkir garam Epsom, 4 sdm asam sitrat, ½ gelas soda, 1 sdm sabun yang sudah dihancurkan, 10-15 tetes minyak esensial, dan 1 sdt natrium polikarbonat. Campurkan ekstrak witch hazel, yang bisa dibeli online, hingga campuran keras (bahan ini tidak wajib). Kemudian buat bola dari adonan itu biarkan benar-benar kering selama sekitar 6 jam.

    4. Lemon untuk microwave

    Bau microwave tidak hilang hanya dengan mengelapnya menggunakan kain. Potong lemon menjadi dua dan peras jusnya menjadi setengah cangkir air. Masukkan air lemon dalam mangkuk kaca selama 5 menit. Jangan buka pintunya. Kemudian angkat mangkuk dan bersihkan microwave dengan kain.

    5. Soda untuk kulkas

    Kulkas jadi tempat penyimpanan makanan yang bisa menimbulkan bau bermacam-macam. Pengharum kulkas tak menghilangkan baunya, hanya mengeluarkan aroma harum yang lebih baik. Untuk menetralkan bau, gunakan soda kue. Letakkan soda kue di wadah yang terbuka terbuka di lemari es, ganti setahun sekali.

    6. Kulit jeruk untuk dapur

    Aroma jeruk yang menyegarkan dapat mengurangi stres dan menciptakan suasana hati yang baik. Seperti lemon, jeruk juga bisa jadi penyegar udara alami. Ambil kulit jeruk dan keringkan. Kapan pun Anda membutuhkan aroma aroma buah, bakar kulitnya dan nikmati aroma harum. 

    7. Cuka untuk bau ikan goreng

    Bau ikan goreng yang kuat terkadang sulit dihilangkan dari dapur. Anda bisa mencoba merebus satu cangkir cuka dicampur dengan satu cangkir air. Uap dari cuka akan melawan bau amis dan menetralkannya.

    8. Kantong teh untuk sepatu

    Sepatu dapat menyebabkan bau tak sedap di dalam rumah. Atasi sepatu bau dengan kantong teh yang mengandung tanin untuk melawan bakteri di dalamnya. Masukkan teh celup ke dalam air mendidih selama beberapa menit. Keluarkan dan biarkan mengering selama 5 menit. Masukkan ke dalam sepatu selama satu jam.

    9. Kopi untuk menetralkan bau rumah

    Tak perlu lilin aromaterapi untuk menciptakan bau kopi yang netral. Cukup nyalakan lilin biasa dalam toples yang diisi dengan kopi bubuk. Aromanya akan menyegarkan udara di dalam ruangan dan menutupi bau tak sedap lainnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.