Alasan Aishwarya Rai Karantina di Rumah meski Positif Covid-19

Reporter

Editor

Mila Novita

Aktris Bollywood Aishwarya Rai bersama suaminya, Abhishek Bachchan menunjukkan jari telunjuknya yang terkena tinta setelah menggunakan hak suaranya pada Pemilu India 2019 pada 29 April 2019. instagram.com/aishwaryaraibachchan_arb

TEMPO.CO, JakartaAishwarya Rai Bachchan dan putrinya Aaradhya, 8, menjadi anggota terbaru keluarga Bachchan yang dinyatakan positif Covid-19.  Sebelumnya, suami Aishwarya Rai yang juga sesama bintang Bollywood Abhishek Bachchan dan ayah mertuanya, bintang Bollywood Amitabh Bachchan, juga dinyatakan positif virus corona baru. Abhishek dan Amitabh Bachchan saat ini dirawat di rumah sakit Rumah Sakit Nanavati di India.

Kabar tentang Aishwarya Rai disampaikan oleh Abhishek melalui Twitter pada Ahad, 12 Juli 2020. "Aishwarya dan Aaradhya juga dites Covid-19 positif,” tulis Abisheck.

Dia juga mengatakan bahwa istri dan anaknya tidak dibawa ke rumah sakit. Mereka memilih melakukan karantina mandiri di rumah setelah melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

“Mereka akan melakukan karantina sendiri di rumah. BMC telah memperbarui situasi mereka dan melakukan yang diperlukan. Anggota keluarga lainnya termasuk Ibu saya telah diuji negatif. Terima kasih semua atas permintaan dan doa Anda,” tulis Abisheck Bachchan menambahkan.

Menurut Suresh Kakani, salah satu komisaris BMC, Aishwarya Rai dan Aaradhya diperbolehkan menjalani karantina mandiri karena mereka tidak menunjukkan gejala.
 
"Aishwarya dan Aaradhya sama-sama tanpa gejala, BMC akan mengambil deklarasi tertulis dari mereka jika mereka ingin mengambil perawatan di rumah. Atau, mereka juga akan dipindahkan ke rumah sakit," kata Suresh seperti dilansir Pink Villa, Ahad, 12 Juli.

Dia juga mengatakan ada 16 orang lainnya di rumah mereka yang dites, hasilnya masih ditunggu. Kini, keamanan di rumah Aishwarya dan Rumah Sakit Nanavati telah ditingkatkan. BMC menyegel kediaman Bachchan pada hari Minggu pagi dan memulai proses sanitasi.

Seperti Aishwarya Rai, pasien Covid-19 dengan gejala ringan boleh melakukan karantina atau isolasi mandiri di rumah. Namun, karantina dilakukan dengan protokol yang ketat. Selain menggunakan masker bedah, mereka juga harus memiliki ruang isolasi serta kamar mandi sendiri.

Dokter Harvard Medical School, Abrar Karan mengatakan, penanganan pasien COVID-19 bergejala ringan sama seperti pasien flu atau demam, yakni menjaga asupan gizi dan hidrasinya serta mengisolasi diri dari orang lain dan anggota keluarganya karena COVID-19 ditularkan melalui droplet atau tetesan air dari bersin, batuk, atau berbicara. Pasien juga tidak disarankan ke luar ruangan dan rumahnya.

Selain itu, pasien harus rajin memantau kondisi kesehatannya sendiri. Dokter di Huntington Hospital, California, Amerika Serikat, Michael Grosso mengingatkan pasien mewaspadai jika gejala semakin parah seiring waktu.

"Jika gejalanya meliputi sesak napas, kelemahan parah, atau, lebih buruk lagi, tanda-tanda oksigen rendah seperti kebiru-biruan di sekitar bibir, maka mencari perawatan di unit gawat darurat sangat penting," tutur dia seperti dilansir dari Bussines Insider, Juni lalu.

PEOPLE | PINK VILLA | ANTARA






27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

7 hari lalu

27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

Sebanyak 27 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka ketika sebuah bus pengangkut warga China yang terpapar Covid-19, kecelakaan di provinsi Guizhou.


Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

9 hari lalu

Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

Semua pihak diminta mencegah penularan cacar monyet dimulai dari rumah sesuai tata laksana yang berlandaskan protokol kesehatan.


Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

14 hari lalu

Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

7 negara di Asia sudah melonggarkan aturan masuk wisatawan asing untuk menikmati tempat wisata tanpa aturan ketat seperti karantina.


China Masih Wajibkan Karantina 10 Hari untuk Pendatang

31 hari lalu

China Masih Wajibkan Karantina 10 Hari untuk Pendatang

Pemerintah China masih mewajibkan penumpang internasional untuk melakukan tes Covid-19 sebelum berangkat dan karantina pada saat kedatangan.


Jill Biden Kembali Positif Covid-19, Tiga Hari setelah Sembuh

32 hari lalu

Jill Biden Kembali Positif Covid-19, Tiga Hari setelah Sembuh

Ibu negara AS Jill Biden kembali terpapar virus corona, tetapi tidak menunjukkan gejala. Hasil tes Presiden Biden negatif.


Cacar Monyet di Jakarta, Pemkab Tangerang Siapkan Fasilitas Karantina

33 hari lalu

Cacar Monyet di Jakarta, Pemkab Tangerang Siapkan Fasilitas Karantina

Pemkab Tangerang menyiapkan fasilitas karantina untuk mengantisipasi seiring ditemukan kasus cacar monyet di Jakarta


Perjalanan Pasien Pertama Cacar Monyet hingga Dinyatakan Positif

35 hari lalu

Perjalanan Pasien Pertama Cacar Monyet hingga Dinyatakan Positif

Pasien cacar monyet berkewarganegaraan Indonesia itu pulang dari luar negeri pada tanggal 8 Agustus.


Sempat Kontak dengan Pasien Cacar Monyet, Ini Solusinya

35 hari lalu

Sempat Kontak dengan Pasien Cacar Monyet, Ini Solusinya

Kita tidak akan tahu positif cacar monyet kalau belum dilakukan tes PCR.


87 Warga Palmerah Terpapar Covid-19, Camat Belum Mau Berlakukan Lockdown

27 Juli 2022

87 Warga Palmerah Terpapar Covid-19, Camat Belum Mau Berlakukan Lockdown

Sebanyak 87 warga yang tersebar di enam kelurahan di Palmerah dinyatakan positif Covid-19. Belum perlu dilakukan karantina atau lockdown.


Joe Biden Positif Covid-19

22 Juli 2022

Joe Biden Positif Covid-19

Joe Biden mengalami gejala ringan Covid-19. Dia akan tetap bekerja dari ruang karantina mandirinya.