Saran Dokter Jika Anak Harus Sunat di Masa Pandemi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak menangis saat disunat oleh dokter ketika sunatan massal di kamp pengungsian di Dohuk, Irak, 8 Agustus 2017. REUTERS/Ari Jalal

    Seorang anak menangis saat disunat oleh dokter ketika sunatan massal di kamp pengungsian di Dohuk, Irak, 8 Agustus 2017. REUTERS/Ari Jalal

    TEMPO.CO, Jakarta - Momen anak di sunat jadi salah satu tahapan penting bagi anak laki-laki. Tapi di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, amankah jika prosedur ini dilakukan? Sebab, ada beberapa kondisi yang mengharuskan anak segera disunat karena bisa mempengaruhi kesehatannya, misalnya pada bayi yang mengalami fimosis. 

    Dokter spesialis bedah anak RSUI, Tri Hening Rahayatri menyatakan sirkumsisi atau sunat aman bila dikerjakan tenaga kesehatan yang berpengalaman dan di fasilitas kesehatan yang memiliki standar tinggi dalam pencegahan COVID-19.

    Staf pengajar di Departemen Ilmu Bedah FKUI/RSCM itu juga menyebutkan sirkumsisi harus segera dilaksanakan dan tidak dapat ditunda jika terdapat indikasi atau keadaan khusus yang mempengaruhi kesehatan anak.

    “Selama masa pandemi, sebelum dilaksanakan sirkumsisi pasien wajib menjalani rangkaian pencegahan COVID-19 seperti skrining kesehatan, rapid test, atau swab PCR, disesuaikan dengan kondisi pasien,” ujar Heni seperti dalam siaran persnya, Jumat, 9 Juli 2020. 

    Heni menuturkan, berbagai metode sirkumsisi dapat dilakukan tergantung pada keahlian masing-masing yang mengerjakannya. Di RSUI misalnya, memilih metode konvensional untuk memastikan area yang disirkumsisi.

    "Untuk teknik laser perlu berhati-hati, karena dasarnya menggunakan kauter, sehingga bisa menyebabkan komplikasi seperti terpotongnya kepala penis dan luka bakar,” ungkap Heni.

    Perawat anestesi di ruang operasi RSUI, Ns. Ahmad Fauzi mengatakan, kesiapan anak, orang tua, waktu menjelang pelaksanaan sirkumsisi sangat penting juga untuk diperhatikan.

    “Kemauan anak, kondisi fisik anak dan kondisi psikologis wajib untuk dipertimbangkan sebelum sirkumsisi dilaksanakan. Orang tua diimbau untuk memfasilitasi kenyamanan anak sebagai salah satu perawatan pasca-sirkumsisi dengan menyediakan pakaian yang nyaman," kata dia.

    Kemudian, mengenai perawatan pasien pasca sirkumsisi, Anda perlu mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan bagaimana teknik sirkumsisi yang dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kamala Harris, Senator yang Dikecam Donald Trump, Jadi Pilihan Joe Biden

    Calon Presiden AS Joe Biden memilih Senator California Kamala Harris sebagai calon wakilnya. Pilihan Biden itu mengejutkan Donald Trump.