Bekas Jerawat di Pipi Menghitam? Simak 8 Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerawat sering kali meninggalkan bekas berwarna kehitaman atau kemerahan dalam waktu lama. Kondisi ini terjadi karena tubuh memproduksi sel dengan kandungan melanin terlalu banyak sehingga terjadi hiperpigmentasi. 

    Perlu waktu mulai dari 3 bulan hingga 2 tahun hingga bekas jerawat di pipi benar-benar hilang. Itu pun jika tidak tumbuh jerawat baru di lokasi yang sama atau berdekatan.

    Untuk menghilangkan bekas jerawat ini, mulailah dengan mengidentifikasi apa penyebab munculnya jerawat itu pertama kali. Apakah karena memencet jerawat saat masih meradang, terjadi hiperpigmentasi setelah fase inflamasi, atau pengaruh warna kulit.

    Berikut delapan cara menghilangkan bekas jerawat hitam di pipi.

    ADVERTISEMENT

    1. Lidah buaya

    Selain untuk perawatan rambut, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat hitam di pipi. Dalam sebuah uji laboratorium, penggunaan lidah buaya secara konsisten dapat membuat level melanin di sel lebih stabil.

    2. Lemon

    Lemon mengandung vitamin C tinggi yang dapat membantu mencerahkan wajah sekaligus meratakan warna kulit. Selain itu, vitamin C juga merupakan substansi aktif yang dapat menurunkan pembentukan melanin yang bisa membuat bekas jerawat semakin terlihat.

    3. Ekstrak grapeseed

    Menurut sebuah studi dengan responden yang mengonsumsi ekstrak grapeseed dalam periode 6 bulan, kondisi kulit mereka yang mengalami melasma jauh lebih baik.

    4. Proteksi dari sinar matahari

    Penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet secara langsung. Gunakan tabir surya dengan SPF 30 setiap harinya. Sesuaikan pula dengan cuaca dan aktivitas sehari-hari.

    5. Produk perawatan kulit

    Banyak produk perawatan kulit yang mengklaim bisa menyamarkan noda bekas jerawat di kulit. Tentunya, penggunaannya harus atas supervisi dokter. Beberapa kandungan yang bisa membantu menyamarkan luka bekas jerawat seperti retinoid (vitamin A), vitamin E, hydroquinone, alpha hydroxy acids (AHA), kojic acid, dan azelaic acid.

    6. Peeling

    Peeling membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus meremajakan kulit. Saat prosedur ini dilakukan, terapis akan mengaplikasikan substansi asam tertentu ke permukaan kulit. Kemudian, lapisan itu diangkat bersamaan dengan mengangkat lapisan sel kulit terluar. Efek sampingnya adalah kulit kemerahan atau mengelupas yang akan menghilang dalam beberapa hari.

    Baca: 5 Jenis Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

    7. Laser

    Metode laser skin resurfacing mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel baru di lapisan lebih dalam kulit. Laser bisa menjadi metode efektif untuk memecah jaringan parut sekaligus menghilangkan bekas jerawat.

    8. Mikrodermabrasi

    Prosedur ini menggunakan alat yang dapat menyemprotkan partikel kecil di area kulit tertentu kemudian digosok dengan alat berbentuk seperti diamond. Tujuannya sama, untuk mengangkat sel kulit mati sehingga tampak halus dan merata. Biasanya teknik ini memang ditujukan untuk bekas jerawat atau luka.

    Setiap orang punya kulit yang berbeda, pun reaksinya juga bisa berlainan. Apa yang efektif pada satu orang belum tentu berefek sama pada orang lain. Karean itu, konsultasikan ke dokter sebelum memulai perawatan menghilangkan bekas jerawat.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.