Dokter Ungkap Kunci Hidup Sehat di Era New Normal, Harus Disiplin

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cuci tangan. pixabay.com

    Ilustrasi cuci tangan. pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum vaksin yang efektif ditemukan, kedisiplinan merupakan kunci sehat hidup dengan berdampingan dengan Covid 19 di era normal baru atau new normal. Itu sebabnya, masyarakat diminta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan ketika menjalani aktivitas selama beberapa waktu kedepan.

    Erlina Burhan Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, menegaskan, bila masyarakat tidak disiplin dan lengah menjalankan protokol kesehatan, bukan tidak mungkin akan terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19 di Indonesia setelah Juni 2020.

    Apalagi saat ini sebetulnya penambahan jumlah kasus Covid 19 masih terus meningkat dan belum ada penurunan. Menurutnya, sebuah negara baru bisa menerapkan kebijakan new normal dengan beberapa syarat.

    Pertama, ketika telah terbukti bahwa transmisi penyebaran virus Covid-19 telah terkontrol. Dua, kapasitas tenaga kesehatan untuk mendeteksi dan mengobati sudah cukup bagus. Ketiga, risiko penyebaran wabah pada orang-orang yang berisiko tinggi sudah bisa diatasi dan sudah ada upaya pencegahan.

    Keempat, kasus-kasus impor sudah dapat dikendalikan. Terakhir, masyarakat sudah teredukasi dengan baik serta memiliki kedisiplinan yang tinggi.

    “Saat ini kita masih dalam tahap transisi belum new normal, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Kita harus tetap menjaga kebiasaan yang sudah dijalankan saat pandemi Covid-19. Pertama adalah disiplin untuk social distancing, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, hidup bersih, dan sehat, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ujarnya, dalam Diskusi Online ASTHIN “Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Alami Selama Pandemi Covid-19 dengan Antioksidan, Rabu, 3 Juni 2020.

    Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat harus melakukan makan yang cukup, istirahat yang cukup, memiliki suasana hati yang bagus atau jangan stress, minum vitamin, dan sebagainya. Bagi masyarakat yang tidak begitu yakin apakah makanan yang dikonsumsi sudah cukup mengandung vitamin, maka dapat melengkapinya dengan mengonsumsi produk vitamin atau suplemen.

    “Saat ini belum ada vaksin dan belum ada obat yang betul-betul spesifik, maka penting bagi masyarakat untuk mengonsumsi vitamin atau suplemen yang mengandung antioksidan seperti vitamin B, C, E, dan zinc yang juga terdapat pada buah, dan sayur-mayur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dirjen Hubjat: 3 Poin Utama Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda

    Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub menyebutkan tiga pokok utama pedoman teknis keselamatan pesepeda. Ada tiga poin yang perlu diperhatikan.