Penderita Tipes Boleh Makan Buah yang Rendah Serat, Ini 7 Contohnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah semangka. shutterstock.com

    Ilustrasi buah semangka. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi penderita tipes atau demam tifoid tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan sembarangan. Termasuk saat mengonsumsi buah-buahan. Namun ada beberapa pilihan buah untuk sakit tipes yang dapat dikonsumsi.

    Ketika seseorang yang sakit tipes dibiarkan mengonsumsi makanan sembarangan dan tidak menjaga asupan makanan dengan tepat, bukan tidak mungkin dapat berisiko menyebabkan komplikasi serius. Salah satu komplikasi paling umum yang mungkin terjadi pada orang yang sakit tipes adalah perdarahan di usus serta perforasi usus, yakni munculnya lubang-lubang di dinding usus.

    Pemilihan asupan makanan yang tepat sangat penting bagi penderita tifus, termasuk konsumsi buah untuk sakit tipes. Hal ini tidak hanya untuk menghindari risiko komplikasi, melainkan sekaligus mempercepat proses penyembuhannya.

    Oleh karena itu, penderita tipes boleh-boleh saja jika ingin makan buah-buahan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa buah untuk sakit tipes yang dapat dikonsumsi adalah yang tidak mengandung kadar serat tinggi.

    Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Nursing, salah satu pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita tipes adalah yang mengandung banyak serat. Sebab, makanan yang mengandung serat tinggi sulit dicerna oleh tubuh dan bisa mengiritasi usus Anda yang sudah meradang.

    Selain itu, saat penderita tipes masih mengalami demam, perut dan pencernaan biasanya terasa tidak nyaman. Ini sebabnya, penderita tipes lebih baik mengonsumsi makanan hambar yang lunak dan mudah dicerna untuk sementara waktu.

    Ada beberapa jenis buah untuk sakit tipes dengan kadar serat yang tidak tinggi sehingga baik untuk dikonsumsi. Meski rendah serat, aneka buah-buahan ini tetap mengandung vitamin dan mineral penting sehingga dapat mempercepat proses pemulihan orang yang sakit tipes.

    Tak hanya itu, kandungan air yang banyak pada buah-buahan berikut dapat membantu mengembalikan cairan dan elektrolit dalam tubuh yang hilang akibat demam dan diare, serta terhindar dari risiko dehidrasi.

    Buah untuk penderita sakit tipes

    1. Pisang

    Salah satu buah untuk sakit tipes yang baik dikonsumsi oleh penderita tipes adalah pisang. Tekstur pisang yang umumnya lembek dan lebih lembut membuatnya lebih mudah melewati saluran pencernaan. Makan pisang setiap hari berkhasiat untuk mempercepat proses pemulihan penyakit tipes.

    Pisang mengandung pektin atau serat larut yang bisa menyerap cairan di usus sehingga meredakan gejala tipes berupa diare. Kandungan kalium di dalamnya juga berfungsi untuk menggantikan elektrolit yang hilang akibat diare dan demam.

    Untuk mempercepat pemulihan tipes, Anda disarankan untuk mengonsumsi 2-3 buah pisang setiap harinya. Anda pun dapat mencampurkan 2 buah pisang yang sudah dipotong-potong dengan ½ gelas yogurt dan 1 sendok teh madu. Konsumsi campuran tersebut dalam 2-3 kali setiap hari hingga masa penyembuhan selesai.

    Ilustrasi mengolah pisang. Unsplash/Eiliv Sonas Aceron

    2. Melon

    Melon merupakan buah untuk sakit tipes yang mengandung rendah serat. Kendati demikian, melon mengandung banyak nutrisi yang tidak kalah menyehatkan. Dalam satu porsi melon ukuran 177 gram mengandung kurang lebih 64 kalori, 53 persen vitamin C, dan 12 persen kalium.

    Berbagai kandungan tersebut dapat membantu orang yang sakit tipes untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya sehingga mempercepat proses pemulihan. Selain itu, melon juga mengandung banyak air yang mampu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

    3. Semangka

    Pilihan buah untuk tipes berikutnya adalah semangka. Kandungan utama dalam daging buah semangka merupakan air. Tak ayal bila semangka memiliki kandungan serat yang rendah sehingga cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang sakit tipes.

    Sama halnya dengan melon, meski mempunyai kadar serat yang rendah semangka tetap mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin A dan vitamin C, yang tidak kalah menyehatkan dibandingkan jenis buah-buahan lainnya. Semangka juga menjadi sumber antioksidan yang sangat baik bagi tubuh.

    4. Blewah

    Blewah merupakan buah yang memiliki kandungan serat paling rendah dibandingkan jenis buah-buahan segar lainnya. Meski rendah serat, blewah mengandung berbagai nutrisi yang menyehatkan tubuh, yakni mengandung 50 kalori, 98 persen vitamin A, 12 persen vitamin C, dan kalium. Kandungan utama air pada blewah membuatnya menjadi salah satu buah untuk tipes karena baik bagi sistem pencernaan.

    5. Alpukat

    Alpukat adalah jenis buah yang penuh nutrisi karena mengandung serat dan nutrisi baik di dalamnya. Alpukat memberi efek positif untuk kesehatan pencernaan, terutama bagi penderita tipes yang mengalami sembelit. Sebab, alpukat dapat membantu buang air besar menjadi teratur. Alpukat juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh sehingga mempercepat proses pemulihan dari sakit tipes.

    6. Jeruk

    Jeruk juga termasuk buah untuk tipes yang mengandung banyak air. Tak hanya itu, jeruk kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meringankan peradangan. Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi jeruk jika perut terasa perih dan terasa tidak nyaman.

    7. Anggur

    Anggur juga menjadi pilihan buah untuk tipes yang mengandung kadar serat rendah. Buah anggur kaya akan vitamin dan mineral serta antioksidan berupa flavonoid. Flavonoid mampu menangkal peradangan, termasuk yang disebabkan oleh penyakit tipes.

    8. Buah untuk tipes lainnya

    Selain jenis buah-buahan yang baik bagi penderita tifus di atas, beberapa buah untuk tipes lainnya yang baik dikonsumsi adalah aprikot atau jeruk limau gedang (grapefruit). Buah-buahan tersebut juga mengandung banyak air sehingga dapat mengembalikan kadar cairan dalam tubuh yang hilang.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.