Ibu Bekerja Kesulitan WFH Tanpa Bantuan ART, Simak 8 Tipsnya

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita kerja di rumah. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ibu bekerja banyak yang harus bekerja dari rumah alias work from home atau WFH selama masa pandemi demi mencegah penyebaran virus corona. Hal ini bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi menyenangkan karena Anda bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga. Namun di sisi lain, bekerja sambil mengurus anak yang juga harus belajar di rumah, bisa jadi tantangan tersendiri.

Beberapa ibu bekerja harus melalui WFH tanpa bantuan asisten rumah tangga atau ART. Sehari atau dua hari, kondisi ini biasanya masih bisa dijalani dengan baik. Namun bisakah Anda tetap produktif bekerja meski anak bersikukuh untuk digendong atau mengajak bermain. Jika Anda sudah mulai kewalahan coba terapkan beberapa tips di bawah ini, agar bisa tetap kerja dari rumah sambil mengurus berbagai keperluan.

Tips kerja dari rumah untuk para Ibu

1. Membuat jadwal tetap

Membuat jadwal tetap akan sangat membantu Anda menyiasati pembagian waktu antara menyelesaikan pekerjaan di rumah dan di kantor. Buat timeline yang memperlihatkan waktu Anda harus mulai bekerja dan menyelesaikan pekerjaan tersebut. Anda juga bisa sekaligus membuat jadwal untuk anak, untuk mengatur waktu dimulainya belajar online dan selesainya, misalnya. Atau jika anak belum sekolah, buatlah jadwal makan, tidur, dan bermain, sehingga Anda bisa membagi waktu dengan baik dan teratur antara pekerjaan dan keluarga.

2. Menyelesaikan banyak pekerjaan saat jam tidur siang

Jam tidur siang anak bisa dibilang adalah masa tenang bagi Anda untuk fokus menyelesaikan pekerjaan. Jadi, jangan menyia-nyiakan kesempatan yang ada dan manfaatkan betul jam tenang ini. Jika anak tidak mau tidur, tetap ikuti jadwal ini dan ubah menjadi jam tenang untuk anak. Ajak anak ke tempat tidurnya dan berikan ia buku atau mainan yang bisa mengalihkan perhatiannya, sambil Anda bekerja di dekatnya.

3. Menciptakan area kerja sendiri

Salah satu hambatan kerja dari rumah bersama anak adalah saat melihat ibunya, anak biasanya akan selalu mengikuti dan minta diperhatikan. Hal ini akan membuat Anda memberikan perhatian penuh, baik pada anak maupun pekerjaan.

Jadi jika memungkinkan, bekerjalah di ruang terpisah dari ruang main anak. Apabila di rumah tidak ada ruangan ekstra yang bisa digunakan untuk bekerja, Anda bisa menyulap area tertenu sebagai meja kerja selama WFH. Dengan begitu, Anda akan lebih fokus bekerja saat waktunya bekerja dan lebih fokus pada anak saat waktunya bermain bersama.

4. Buat anak tetap terhibur

Ingin tahu bagaimana caranya agar anak tidak terus menghampiri Anda ketika sedang bekerja? Buat ia terhibur saat sedang menghabiskan waktunya sendiri. Misalnya, saat jam kerja, Anda menyiapkan movie time agar anak bisa lebih anteng sambil menonton film kesukaannya.

Selain itu, meski masih jam bekerja, Anda disarankan untuk tidak sepenuhnya cuek dengan kebutuhan anak. Sebab, ini justru akan membuat anak semakin ingin diperhatikan. Beri ia sedikit waktu esktra untuk mendapatkan quality time bersama Anda. Selanjutnya, ia akan lebih tenang dan Anda pun bisa lebih fokus bekerja.

5. Menyiapkan diri untuk hadapi interupsi anak

Sudah sering kita mendengar kisah-kisah interupsi buah hati saat orangtua sedang online meeting dengan rekan kerjanya. Si Kecil bisa saja tiba-tiba masuk ke ruangan dan merengek ingin ditemani padahal Anda sedang mendiskusikan hal penting dengan rekan satu tim. Meski rekan-rekan umumnya pasti maklum akan hal itu, Anda juga bisa membuat perjanjian tersendiri dengan anak untuk mengurangi interupsi.

Misalnya, saat sedang tidak bisa diganggu, Anda menggunakan topi sebagai tanda. Jadi, Anda bisa komunikasikan kepada anak dengan contoh “Nak, kalau Ibu sedang pakai topi, itu tandanya ibu sedang ada telepon penting, ya”. Anda juga bisa menggunakan tanda-tanda lain yang lebih sesuai dengan situasi keluarga di rumah.

6. Menyampaikan kondisi WFH Anda pada atasan

Jika hubungan dengan atasan termasuk baik, komunikasikan situasi WFH Anda dengannya. Misalnya, ada waktu-waktu tertentu Anda harus mendampingi anak belajar online di rumah atau minta dimaklumi jika ada interupsi dari anak yang tiba-tiba lari menghampiri Anda.

7. Bernegosiasi dengan anak

Apabila usia anak sudah cukup besar untuk diajak bernegosiasi, maka komunikasikan padanya bahwa ada waktu-waktu ketika Anda harus menjalani rapat penting sehingga tidak bisa diganggu. Jadikan momen ini untuk memberikan anak peran sebagai orang yang berjasa membantu Anda. Misalnya, Anda bisa menyampaikan pada anak, “Mama minta tolong, ya, siang ini Mama mau meeting penting. Jadi, Adik bantu Mama ya untuk tidak berisik, nanti habis meeting kita bisa main bareng.”

8. Memodifikasi cara kerja

Salah satu keuntungan kerja dari rumah adalah Anda bisa lebih fleksibel dalam menentukan cara menyelesaikan pekerjaan. Misalnya, jika biasanya Anda hanya berdiam di depan laptop atau komputer, saat WFH Anda bisa lakukan beberapa hal lewat fitur yang memungkinkan untuk dilakukan lewat smartphone. Sebagai contoh, saat meeting, Anda bisa gunakan aplikasi di handphone dibanding memakai laptop dan melakukannya sambil menemani anak makan di meja makan.

SEHATQ






Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

13 jam lalu

Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

Orang tua berperan besar dalam memberikan edukasi terkait pendidikan seksual pada anak sejak usia dini. Ini tujuannya.


Umur Berapa Sebaiknya Anak Dibimbing Belajar Membaca?

1 hari lalu

Umur Berapa Sebaiknya Anak Dibimbing Belajar Membaca?

Orang tua perlu memahami waktu mengenalkan huruf dan membaca ketika minat anak semakin berkembang


Peran Orang Tua Ketika Anaknya Menjalani Hubungan Percintaan yang Toxic

2 hari lalu

Peran Orang Tua Ketika Anaknya Menjalani Hubungan Percintaan yang Toxic

Ketika anak datang untuk berbagi masalah yang dialami dalam hubungannya, penting sikap orang tua tidak menuduh atau menyalahkan.


Anak Mengalami Bullying Ini 3 Hal yang Harus Segera Dilakukan Orang Tua

4 hari lalu

Anak Mengalami Bullying Ini 3 Hal yang Harus Segera Dilakukan Orang Tua

Saat mengetahui anak mengalami bullying Anda sebagai orang tua lakukan tiga hal ini segera


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

5 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu


Cerita Emily Ratajkowski Ditemani Putranya Saat Syuting Kampanye Versace

6 hari lalu

Cerita Emily Ratajkowski Ditemani Putranya Saat Syuting Kampanye Versace

Emily Ratajkowski membagikan beberapa momen di balik layar saat syuting iklan Versace bersama putranya, Slyvester


Putri Eugenie Ungkap Alasan Mendidik Putranya Menjadi Aktivis Iklim Sejak Dini

6 hari lalu

Putri Eugenie Ungkap Alasan Mendidik Putranya Menjadi Aktivis Iklim Sejak Dini

Putri Eugenie memiliki alasan khusus untuk mendidik putranya August peduli dengan lingkungan


Michelle Pfeiffer Cerita Keputusan Hiatus dari Akting demi Keluarga

7 hari lalu

Michelle Pfeiffer Cerita Keputusan Hiatus dari Akting demi Keluarga

Michelle Pfeiffer mengenang masa dia bekerja saat anak-anaknya masih kecil


Mandy Moore Curhat Kewalahan Mengasuh Dua Anak di Bawah 2 Tahun

7 hari lalu

Mandy Moore Curhat Kewalahan Mengasuh Dua Anak di Bawah 2 Tahun

Mandy Moore berusaha menyeimbangkan diri antara karier aktingnya dan mengurus anaknya


Pubertas Dini, Umur Berapa dan Apa Penyebabnya?

8 hari lalu

Pubertas Dini, Umur Berapa dan Apa Penyebabnya?

Pubertas dini termasuk kondisi langka, karena dialami satu dari 5000 anak