Tak Perlu Menimbun Bahan Makanan kala PSBB, Ini Saran Ahli Gizi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi isi kulkas. shutterstock.com

    Ilustrasi isi kulkas. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB mengakibatkan panic buying di tengah masyarakat. Padahal, memborong bahan makanan belum tentu menjamin kesehatan.

    Ahli gizi Tan Shot Yen mengatakan, dalam menjaga kesehatan tubuh dan sistem imun tubuh, Anda hanya perlu melakukan perencanaan makanan ketimbang melakukan penimbunan bahan makanan. Dia pun menegaskan, penimbunan makanan juga tak sehat apalagi makanan dengan bahan pengawet.

    “Planning itu perlu, tak perlu nyetok makanan-makanan yang masuk freezer. Jangan sampai beli itu malah daya tahan tubuh down,” kata Tan Shot Yen, Kamis, 16 April 2020. 

    Dia memerinci, situasi saat ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas hidup dan kualitas kesehatan. Caranya dengan mengoptimalkan kegiatan yang mungkin jarang dilakukan, misalnya memasak makanan sehat, olahraga teratur, dan berjemur.

    Dia pun menambahkan, selama masa karantina ini menjadi peluang orang untuk belajar berhemat khususnya dalam mengonsumsi makanan. Dia menilai dengan kondisi ekonomi yang tidak bagus, seseorang akan cenderung berhemat dan menabung.

    Dia menegaskan pentingnya makanan sayuran dan buah mendominasi isi piring selama masa pandemi. Dia beralasan, sayur dan buah mengandung serat tinggi. Nantinya, serat akan berubah menjadi probiotik yang mana menaikkan daya tahan tubuh.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H