Social Distancing ala Sandra Dewi seperti Masa Liburan di Rumah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Dewi dalam acara bincang-bincang online merayakan Hari Kebahagiaan Nasional yang diadakan oleh Lactogrow, Kamis, 19 Maret 2020 (Foto: tangkapan layar/TEMPO)

    Sandra Dewi dalam acara bincang-bincang online merayakan Hari Kebahagiaan Nasional yang diadakan oleh Lactogrow, Kamis, 19 Maret 2020 (Foto: tangkapan layar/TEMPO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara mengisi kegiatan di rumah selama social distancing menghadapi pandemi virus corona. Aktris Sandra Dewi memiliki melakukan kegiatan seru bersama buah hati.

    Social distancing selama dua minggu yang diterapkan tak mengubah kehidupan ibu dua anak, Raphael Moeis dan Mikhael Moeis, ini. Sebab, masa kumpul keluarga yang biasanya bisa dilakukan saat liburan, kini bisa dilakukan di rumah.

    "Kalau sekarang lagi menikmati karena suami juga pas di rumah, jadi pada kumpul. Ada papanya yang bisa diajak main dengan menyenangkan. Bisa merasakan kalau di rumah sekeluarga yang biasanya kami rasakan kalau lagi liburan," ucap Sandra dalam bincang-bincang online "Merayakan Hari Kebahagiaan Nasional" yang diadakan oleh Lactogrow, Kamis, 19 Maret 2020.

    Lalu apa saja kegiatan yang dilakukan sehari-hari memasuki hari kelima social distancing ini? Sandra Dewi memulainya dengan sarapan bersama, sesekali ngobrol biar tidak bosan, lalu main sepeda di taman sambil berjemur.

    "Anak aku yang pertama lagi suka main basket jadi dia sering mengisi waktu mainnya dengan main basket. Diselingi main gitar, menyanyi bareng, fashion show, menggambar dan membersihkan rumah bersama," kata perempuan kelahiran 8 Agustus 1983 ini.

    Paling penting, menurut Sandra Dewi, dalam kondisi saat ini adalah menjaga bagaimana agar anak-anak tidak merasa bosan, terlebih ada waktu seharian dan berkumpul semua satu keluarga.

    Tak hanya Sandra Dewi, banyak keluarga di Jakarta dan sekitarnya saat ini melakukan social distancing untuk mengerem penyebaran virus yang begitu cepat dan tak pandang bulu. Hingga Kamis, 19 Maret 2020, pasien yang positif terpapar COVID-19 di Indonesia sebanyak 309 kasus, 25 di antaranya meninggal dunia. Kasus terbanyak meninggal ada di Jakarta dengan jumlah 17 pasien. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara