Tidur setelah Makan Siang Tak Selalu Buruk, Ini Waktu yang Tepat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tidur di kantor. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita tidur di kantor. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Habis makan siang, muncullah rasa ngantuk. Rasanya hampir semua orang merasakan hal yang sama. Namun, sering kali Anda tetapi tidak bisa benar-benar tertidur, terutama jika harus meneruskan pekerjaan. Selain itu, banyak orang takut tidur siang setelah makan karena sering dikaitkan dengan masalah kesehatan. 

    Namun, menurut ahli gizi asal India Rujuta Diwekar, tidur sebentar setelah makan siang bukanlah hal yang buruk.

    "Orang-orang secara keliru mengaitkan tidur siang setelah makan siang dengan waktu terkelesuan, obesitas, dan takut ini bisa membuat mereka tidak bisa tidur di malam hari,” kata Diwekar seperti dilansir Indian Express.

    Bahkan menurut dia, tidur siang meningkatkan kesehatan jantung dan dikenal baik bagi mereka yang menderita hipertensi.

    Perilaku itu meningkatkan keseimbangan hormon, membantu dalam mengelola diabetes dan tiroid, menyembuhkan insomnia, meningkatkan pemulihan dari latihan.

    Lalu kapan terbaik untuk tidur siang? Diwekar menyarankan tepat setelah makan siang sekitar pukul 13.00 hingga 15.00. Anda bisa berbaring seperti posisi janin dengan durasi 10-30 menit.

    Jika tak memungkinkan, Anda bisa meletakkan kepala di atas meja dan beristirahat sebentar.

    "Atau, Anda dapat tertidur di kursi malas dan jika Anda juga tidak dapat melakukannya, cukup pergi ke jendela dan melihat jauh, menatap ke angkasa dan biarkan pikiran Anda rileks," tulis Diwekar.

    Sebaiknya Anda menghindari tidur siang antara pukul 16.00-19.00, minum teh, kopi, merokok, atau cokelat setelah makan siang, tidur lebih dari 30 menit dan tidur dengan televisi menyala.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.