Teh Hitam dalam Thai Tea Kaya Antioksidan, Rasakan 3 Manfaatnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thai tea, es teh unik khas Thailand yang bisa ditemui di Bangok. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Thai tea, es teh unik khas Thailand yang bisa ditemui di Bangok. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Thai tea atau teh tarik yang berasal dari Thailand salah satu minuman kekinian yang sedang digemari. Segelas thai tea terdiri dari teh hitam, susu evaporasi, kental manis dan gula. Namun dalam segelas thai tea sekitar 473 mili liter yang bukan homemade, rata-rata mengandung 38 gram pemanis buatan atau sudah melewati ambang rekomendasi aman konsumsi gula.

    Padahal jika resep thai tea yang tidak menggunakan gula secara berlebihan, minuman ini ternyata juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Manfaat ini biasanya didapatkan dari bahan dasar teh hitam yang dikenal mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh.

    Berikut ini manfaat teh hitam

    1. Menangkal radikal bebas
    Teh hitam dikenal karena kandungan polifenol yang merupakan salah satu jenis antioksidan. Lebih spesifik, polifenol pada teh hitam datang dari jenis catechin, theaflavin, dan thearubigin.

    Polifenol inilah yang berperan aktif menangkal radikal bebassehingga tubuh Anda tidak rentan terkena penyakit yang berhubungan dengan ini. Radikal bebas kerap dihubungkan sebagai penyebab penyakit kronis pada manusia, seperti diabetes dan kolesterol tinggi.

    2. Menyehatkan jantung
    Antioksidan lain yang terdapat dalam teh hitam adalah flavonoid yang terkenal akan kemampuannya menyehatkan jantung. Mengonsumsi teh hitam, misalnya pada thai tea, secara reguler dipercaya dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kenaikan level trigliserida yang berhubungan dengan obesitas.

    3. Menurunkan kadar gula darah
    Meski tidak populer, Anda dapat memodifikasi resep thai tea tanpa menggunakan gula pasir. Hal ini dimaksudkan agar Anda bisa mendapatkan manfaat teh hitam sebagai penurun kadar gula darah yang otomatis akan menghindarkan Anda dari komplikasi kesehatan, seperti diabetes, obesitas, gagal ginjal, hingga depresi.

    Sekalipun memiliki manfaat, tetap batasi konsumsi thai tea. Pasalnya, teh hitam juga mengandung kafein yang bisa menyebabkan sakit kepala, insomnia, hingga muncul rasa gugup bila dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, penambahan gula pada thai tea, seperti menambahkan kental manis, secara berlebihan dapat menyebabkan tingginya kadar gula darah dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko kencing manis.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.