Jangan Buang Kulit Lemon, Ada Manfaatnya untuk Tangkal Bakteri dan Sel Kanker

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi lemon. Unsplash.com/Han Lahandoe

TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda sering membuat infused water dengan lemon atau membuat perasan air lemon, biasanya bagian kulitnya langsung dibuang. Padahal kulit lemon memiliki zat gizi yang berkhasiat untuk kesehatan, mulai dari efek antibakteri, menjaga kesehatan mulut, serta meningkatkan daya tahan tubuh. 

Kulit lemon juga kaya nutrisi dari vitamin C, mineral dan serat. Selain itu kulit lemon juga mengandung D-limonene-nya yang memiliki sifat antioksidan. Berikut ini ragam manfaat kulit lemon yang sayang Anda lewatkan. 

1. Menangkal bakteri
Kulit lemon mengantongi beberapa efek, seperti efek antimikroba dan antijamur. Berbagai penelitian pun menemukan bahwa kulit buah ini dapat memperlambat pertumbuhan bakteri yang resisten terhadap antibiotik.

Sebuah studi  juga mengungkapkan bahwa ekstrak kulit lemon dapat memerangi jamur penyebab infeksi kulit yang resisten terhadap obat. Walau temuan di atas sangat mengagumkan, riset yang lebih mendalam masih diperlukan.

2. Memelihara kesehatan mulut
Kulit lemon mengandung senyawa antibakteri, sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikroba tersebut. Dengan kandungan ini, kulit lemon memiliki potensi menjaga kesehatan mulut dari infeksi bakteri, seperti infeksi pada gusi dan gigi berlubang.

3. Melawan radikal bebas
Kulit lemon tinggi dengan kandungan antioksidan, seperti vitamin C dan D-limonene. Molekul antioksidan sangat penting untuk kesehatan, karena efeknya untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan atom berbahaya karena dapat memicu kerusakan sel dan menyebabkan penyakit.

4. Menguatkan daya tahan tubuh
Karena mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C, kulit lemon memiliki potensi manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C pun dapat berkumpul di fagosit, jenis sel yang bertugas untuk melahap bibit penyakit di dalam tubuh.

Kulit lemon. Pixabay.com/Betul Tiker

5. Berpotensi untuk melawan sel kanker
Flavonoid pada kulit lemon dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Vitamin C yang juga terkandung di kulit lemon dapat mendukung pertumbuhan sel darah putih, sehingga sel kanker pun bisa ditangkal

Kandungan lemon lainnya, yakni D-limonene, juga memilki sifat antikanker. Dalam sebuah studi yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology, D-limonene dapat melawan kanker lambung. Salah satunya alasannya, zat ini memiliki sifat antiangiogenik, yaitu sifat untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah sel kanker. Meski menjanjikan, studi lanjutan masih diperlukan terkait manfaat kulit lemon untuk melawan kanker.

6. Memiliki potensi untuk menjaga kesehatan jantung
Tak hanya berpotensi untuk melawan kanker, berbagai kandungan kulit lemon pun dilaporkan dapat menjaga kesehatan jantung. Kandungan yang berperan dalam anfaat menakjubkan ini yaitu lagi-lagi flavonoid, vitamin C, D-limonene, serta pektin (serat utama pada kulit lemon).

Misalnya, D-limonene dilaporkan berpotensi untuk mengendalikan gula darah, trigliserida, serta kadar kolesterol jahat atau LDL. Senyawa ini pun membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Pektin, yang merupakan serat utama pada kulit lemon, juga disebutkan dapat meningkatkan ekskresi asam empedu yang diproduksi oleh hati dan mengikat kolesterol.

7. Memiliki potensi untuk menangani batu empedu
Batu empedu dapat terjadi karena mengerasnya zat-zat pencernaan pada kantong empedu. Beberapa studi menyebutkan, D-limonene memiliki khasiat untuk menangani batu empedu tersebut. Walau disebutkan berpotensi untuk mendampingi tindakan operasi, studi lanjutan terkait khasiat kulit lemon ini masih diperlukan.

Selain khasiat untuk kesehatan tubuh, kulit lemon juga bisa dimanfaatkan untuk kulit. Seperti untuk scrub kulit, dari campuran kan gula, minyak zaitun, dan potongan halus kulit lemon. Kemudian, oleskan ke area kulit yang basah dan lakukan pijatan lembut. Jangan lupa untuk membilasnya hingga bersih.

Kulit lemon juga bisa untuk masker wajah. Campurkan tepung, susu dingin, dan bubuk kulit lemon. Masker ini bisa digunakan untuk membersihkan dan mengeksfoliasi wajah.

Cara mengolah kulit lemon untuk dapatkan manfaatnya

Tak sulit untuk mendapatkan manfaat kulit lemon di atas. Tips berikut ini bisa Anda coba di rumah:

- Menaburkan irisan kulit lemon ke makanan yang dipanggang, salad, atau yogurt
- Menaburkan kulit lemon beku di atas sup atau minuman
- Mencampurkan kulit lemon yang sudah dipanggang ke segelas teh
- Menambahkan potongan kulit lemon segar segar ke segelas teh hangat, untuk memulai hari

Belum ada laporan yang menyebutkan efek samping dari konsumsi kulit lemon. Bahkan, badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat, Food and Drug Administration, menyatakan bahwa kulit lemon aman untuk dikonsumsi. Pestisida mungkin menjadi pertimbangan dalam mengonsumsi kulit lemon. Pastikan Anda mencuci lemon dengan larutan soda kue sebelum mencampurkannya ke makanan favorit Anda.

SEHATQ






Mengenali Gejala dan Penyebab Granuloma Paru-Paru

20 jam lalu

Mengenali Gejala dan Penyebab Granuloma Paru-Paru

Granuloma paru-paru kelainan jaringan yang berkembang di organ pernapasan


4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

1 hari lalu

4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

Jenis patogen umum, yaitu virus, bakteri, jamur, dan parasit


Mengenal Folikulitis, Meradangnya Folikel Rambut dan Jenisnya

1 hari lalu

Mengenal Folikulitis, Meradangnya Folikel Rambut dan Jenisnya

Salah satu penyebab folikulitis yang paling umum adalah infeksi bakteri Staphylococcus (Staph) yang dapat menular melalui kontak fisik.


Penyebab Infeksi Mata Tersebab Bakteri atau Trakoma

3 hari lalu

Penyebab Infeksi Mata Tersebab Bakteri atau Trakoma

Trakoma atau infeksi bakteri di mata yang rentan berakibat kebutaan


Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

7 hari lalu

Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

Pakar kesehatan memberikan tips mencegah makanan terkontaminasi agar tak memunculkan penyakit bawaan makanan.


Tips Mengolah dan Menyimpan Bahan Makanan agar Tidak Terkontaminasi Penyakit

7 hari lalu

Tips Mengolah dan Menyimpan Bahan Makanan agar Tidak Terkontaminasi Penyakit

WHO menyebutkan lebih dari 200 penyakit disebabkan konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia.


5 Makanan Tinggi Vitamin C yang Membantu Mengatasi Hiperpigmentasi

9 hari lalu

5 Makanan Tinggi Vitamin C yang Membantu Mengatasi Hiperpigmentasi

Beberapa makanan mengandung vitamin dan mineral tertentu yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi.


Benarkah Ekstrak Cacing Tanah Bisa Obati Tipes?

10 hari lalu

Benarkah Ekstrak Cacing Tanah Bisa Obati Tipes?

Sejak dulu cacing tanah dipercaya bisa membantu menyembuhkan tipes. Bagaimana fakta sebenarnya?


Water Propagation, Teknik Menumbuhkan Tanaman Menggunakan Medium Air

11 hari lalu

Water Propagation, Teknik Menumbuhkan Tanaman Menggunakan Medium Air

Water propagation menggunakan air sebagai medium tumbuhnya tanaman


Banyak Manfaat Teh Kombucha Tapi Kenapa Ibu Hamil Tidak Disarankan Meminumnya?

12 hari lalu

Banyak Manfaat Teh Kombucha Tapi Kenapa Ibu Hamil Tidak Disarankan Meminumnya?

Teh kombucha atau teh jamur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tapi ibu hamil atau menyusui tidak disarankan mengonsumsinya. Kenapa?