Lady Gaga Idap PTSD setelah Dilecehkan Berulang, Intip Gejalanya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lady Gaga/ Instagram/@ladygaga

    Lady Gaga/ Instagram/@ladygaga

    TEMPO.CO, JakartaLady Gaga mengaku mengidap gangguan mental stres pascatrauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD). Gangguan ini mulai dia rasakan setelah mengalami pelecehan seksual berulang kali pada usia 19 tahun. 

    Kisah itu disampaikan Lady Gaga dalam acara talk show Oprah Winfrey yang merupakan bagian dari Visi 2020: Your Life in Focus Vision Oprah awal Januari 2020 lalu.

    Penyanyi 33 tahun ini mengungkapkan, setelah dilecehkan, dia tidak mendatangi dokter atau terapis untuk membantunya melalui trauma ini. “Tiba-tiba saya menjadi bintang dan berkeliling dunia dari kamar hotel, ke garasi, ke limo, ke atas panggung, dan saya tidak pernah mengatasinya, dan tiba-tiba saya mulai mengalami rasa sakit luar biasa hebat ini di seluruh tubuh saya, sakit yang saya rasakan setelah diperkosa,” kata penyanyi Shallow itu kepada Oprah.

    Jika sedang mengalami hal itu, dia mengatakan bisa melakukan hal-hal mengerikan, misalnya membanting tubuhnya ke dinding.

    PTSD merupakan gangguan kesehatan mental di mana Anda mengalami serangan panik yang dipicu oleh trauma pengalaman masa lalu. Kedar Tilwe, psikiater dan seksolog dari Rumah Sakit Hiranandani, India, mengatakan PTSD mengacu pada serangkaian respons yang terjadi setelah seseorang terpapar pada situasi atau trauma yang akan menyebabkan stres bagi siapa pun.

    “Sebelumnya, itu dianggap sebagai reaksi terhadap apa yang seseorang alami seperti pelecehan atau stimulus ekstrem, yang bagi semua orang seperti perang atau gempa bumi,” kata dia seperti dikutip Indian Express.

    Seseorang yang menderita PTSD menunjukkan gejala-gejala seperti fobia ekstrem untuk membicarakan peristiwa tersebut atau mengalaminya kembali melalui kilas balik. Bersamaan dengan itu, mungkin ada perubahan kepribadian dan pola pikir negatif, psikiater menjelaskan.

    PTSD dialami sekitar 9 persen orang di seluruh dunia. “Namun, dengan kesadaran yang lebih, jumlah orang yang didiagnosis telah meningkat dan mereka mencari bantuan, yang merupakan hal yang baik,” katanya.

    Lady Gaga juga telah didiagnosis fibromyalgia, ditandai oleh nyeri otot yang meluas disertai dengan kelelahan, gangguan tidur, ingatan dan masalah suasana hati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.