Aliya Rajasa Akhiri Proses Menyusui 7 Tahun, Ingat Pesan Memo

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aliya Rajasa menyusui anaknya (Instagram @ruby_26)

    Aliya Rajasa menyusui anaknya (Instagram @ruby_26)

    TEMPO.CO, Jakarta - Drama menyusui kerap menjadi cerita tersendiri bagi para ibu, khususnya ibu yang baru kali pertama melahirkan. Begitu pun istri Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Siti Rubi Aliya Rajasa. Selama tujuh tahun menyusui ketiga anaknya, Aliya telah melewati banyak saat-saat menegangkan. 

    Melansir akun Instagramnya Selasa, 31 Desember 2019, Aliya menceritakan perjalanan memberikan air susu ibu atau ASI pada Airlangga Satriadhi Yudhoyono, 7, Pancasakti Maharajasa Yudhoyono, 4, dan Gayatri Idalia Yudhoyono. Putri ketiga Aliya yang disapa Baby G berulang tahun yang ke-2 tepat pada 1 Januari 2020, menandai proses menyusui akan berakhir.

    "Tidak terasa Baby G sebentar lagi akan berulang tahun yang ke-2. Bersamaan dengan itu akan terlewati pula satu fase besar dalam hidupku. Selama 7 tahun terakhir ini aku dan suami berjuang untuk bisa memberikan anak-anak kami ASI full hingga 2 tahun tanpa tambahan susu apa pun sama sekali," tulisnya. 

    Dia juga mengunggah foto-foto ketiga anaknya dan saat-saat berjuang menyusui dalam berbagai kondisi, termasuk stok ASI perah atau ASIP di freezer

    Dalam prosesnya, Ruby memulai dari semua pakaian pakaian sehari-hari baik itu dress, batik, tenun, kebaya, abaya, baju kurung yang harus nursing friendly bukaan depan, kancing depan ritsleting depan.

    Hingga jadwal kegiatan, kunjungan, pekerjaan di dalam dan luar kota harus ramah ibu dan bayi.

    ASI perah Aliya Rajasa (Instagram @ruby_26)

    "Mulai dari latch on dan mompa sekulkas, pemilihan botol kaca untuk penyimpanan terbaik, puluhan ASIP yang rusak terbuang karena anak-anak maunya nyusu langsung, suami juga lebih tenang melihat anak-anak dalam dekapan mammie-nya," tulisnya.

    Aliya juga memastikan asupan gizinya terpenuhi. Selama menyusui, putri Menteri Koordinator BIdang perekonomian era Susilo Bambang Yudhoyono, Hatta Rajasa, ini mendapat pendampingan dokter gizi. setiap kali mau makan yang aneh-aneh, ia selalu minta saran ahli gizi demi menunjang kualitas ASI.

    Di balik kesuksesan menyusuinya, ada peran sang mertua, Ani Yudhoyono. Ani, yang disapa Memo, rajin menanam daun katuk di Cikeas agar selalu ada menu sayur daun katuk di rumah agar produksi ASI-nya lancar. 

    "Anak dalam dekapan dipeluk dibelai diberikan kasih sayang pada proses menyusui itu mengajarkan mereka menjadi pribadi yang penyayang, mengajarkan mereka akan cinta dan kasih sayang,” tulis Aliya, mengingat pesan Memo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.