Diet Telur Rebus Ampuh Turunkan Berat Badan? Awas Efek Sampingnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur mentah (pixabay.com)

    Ilustrasi telur mentah (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara untuk menurunkan berat badan. Salah satu cara yang umum adalah mengatur pola makan atau diet. Ada banyak jenis diet, salah satu yang disebut paling ampuh menurunkan berat badan adalah diet telur rebus. Dalam 14 hari, penurunan berat badan diklaim bisa mencapai belasan kilogram. 

    Mirip dengan diet ketogenik, diet ini merupakan usaha menurunkan berat badan dengan mengonsumsi lebih banyak protein, tapi rendah karbohidrat dan rendah kalori. Telur diketahui merupakan salah satu sumber protein terbaik.

    Umumnya diet ini dilakukan selama 14 hari. Selain menurunkan berat badan, diet ini juga bisa dilakukan sebagai upaya mempertahankan massa otot meski Anda sudah mengalami penurunan bobot tubuh.

    Meski hasilnya signifikan, perlu diperhatikan efek sampingnya. Hanya mengonsumsi telur dan membatasi makanan bernutrisi lainnya dinilai oleh banyak praktisi kesehatan sebagai cara yang buruk untuk menurunkan berat badan Anda.

    Diet yang kaya protein, tapi rendah karbohidrat, bisa menaikkan risiko Anda terkena penyakit jantung dan paru-paru. Selain itu, menu diet telur juga membuat Anda kurang mendapatkan asupan serat sehingga meningkatkan risiko terkena masalah-masalah pencernaan, seperti diare maupun konstipasi.

    Selama menjalani diet ini, Anda hanya boleh meminum air putih dan minuman tanpa kalori lainnya. Anda tidak boleh mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan mengandung gula, seperti roti, pasta, nasi, bahkan buah-buahan tertentu. Dalam sehari, Anda hanya boleh makan tiga kali, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam. Satu-satunya camilan yang boleh Anda konsumsi hanyalah air putih.

    Saat ini, banyak versi dari diet telur rebus, tapi prinsip kerjanya sebetulnya mirip. Anda harus sarapan dengan telur rebus, kemudian Anda bisa mengonsumsi sumber protein hewani lain beserta sayur atau buah saat makan siang dan makan malam.

    Protein hewani dan buah serta sayur yang dapat Anda konsumsi pun tidak sembarangan. Protein yang boleh dimakan hanyalah telur, daging ayam, daging kalkun dan ikan. Sedangkan buah dan sayur yang diizinkan masuk ke tubuh Anda hanyalah jeruk bali, brokoli, asparagus, jamur, dan bayam.

    Diet telur diklaim dapat menurunkan berat badan Anda hingga 9-11 kg per minggu. Namun, pendapat ini disimpulkan berdasarkan testimoni orang yang melakukan diet telur saja.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.