Tasya Farasya Bahas Kosmetik Palsu, Begini Membedakannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tasya Farasya sebelum dan sesudah di make up jelang pernihakannya. instagram.com

    Tasya Farasya sebelum dan sesudah di make up jelang pernihakannya. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram Tasya Farasya menjadi pembicaraan di media sosial karena menyindir para influencer yang mempromosikan produk palsu, di Instagram Story-nya, Kamis, 19 Desember 2019. Menurut dia, produk-produk tersebut bisa membahayakan penggunanya.

    Dalam unggahannya, Tasya Farasya menyebut produk murah mulai dari behel, pelangsing hingga kosmetik dan skincare palsu tersebut belum tentu dipakai oleh si selebgram.

    "Lo tau nggak skincare pemutih yang lo bilang rahasia kulit cantik lo itu (padahal lo ke klinik kecantikan mahal dan terpercaya yang bisa lo dapatin dari endorse juga) bisa merusak kulit orang yang beli seumur hidupnya,” tulis dia.

    Dia juga menyinggung makeup palsu yang bisa membuat orang kena penyakit kronis. “Make up palsu yang lo bilang ‘murah banget’ ‘langganan aku’ itu bisa membuat orang-orang yang ingin cantik seperti lo malah terkena penyakit kronis, hingga kematian juga?”

    Pakar kulit bersertifikat Whitney Bowe mengatakan bahwa produk kecantikan palsu [dapat] mencakup bahan-bahan yang harusnya tidak ada dalam produk perawatan kulit, seperti lem super. Produk tersebut juga bisa dibuat di tempat  darurat yang tidak bersih.

    "Mereka juga diuji positif untuk logam berat seperti merkuri dan timbal, karsinogen yang dikenal seperti arsenik, dan bakteri tingkat tinggi - beberapa di antaranya dikenal sebagai patogen manusia,” kata dokter kulit tersebut, seperti dilansir laman Well and Good.

    Berikut beberapa cara memastikan produk skincare atau kosmetik yang Anda beli terjamin keasliannya dan keamanannya.

    1. Beli dari penjual terpercaya
      Ketika Anda membeli produk langsung dari merek atau pengecer resmi, Anda akan yakin dengan keaslian produk. Internet juga bisa menjadi sarang skincare dan kosmetik palsu, jadi jika membeli di toko online, pastikan toko tersebut memiliki reputasi yang baik. Anda juga perlu curiga jika produk yang harganya mahal dan terjual habis di mana-mana, tiba-tiba Anda dapatkan di toko yang reputasinya diragukan.

    2. Cek ulasan
      Jika Anda akan membeli perawatan kulit di toko online, misalnya dari pihak ketiga, penting melakukan riset dengan membaca ulasan produk tersebut. “Jika ada ulasan negatif, atau ulasan yang menurut insting Anda 'palsu' karena semuanya berisi bahasa yang hampir sama persis, jangan membeli produk dari penjual itu - bahkan jika harganya sangat menarik,” kata Bowe.

    3. Jangan terkecoh dengan kemasan
      Dulu, Anda bisa melihat barang palsu hanya berdasarkan kemasan yang jelek. Sekarang, jauh lebih sulit membedakan kemasan produk asli dengan yang palsu. "Ketika saya mulai mencari produk palsu bertahun-tahun yang lalu, ada beberapa bendera merah yang jelas - cetakan akan mudah luntur, kemasan tampak serampangan, segel pengaman tidak ada. Sekarang, kemasannya bisa terlihat hampir identik,” kata Bowe.

    4. Lakukan pengujian
      Sebelum diaplikasikan ke wajah, penting untuk mengetesnya di lengan atau tangan Anda. Jika suatu produk itu memberi reaksi pada kulit, Anda patut curiga. Skincare atau kosmetik palsu juga kerap sulit diserap oleh kulit.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.