Pasta Gigi Ampuh untuk Mengatasi Jerawat? Ini Kata Dokter Kulit

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Bukan sekali dua kali kita mendengar trik untuk mengatasi jerawat menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, salah satunya pasta gigi. Ada orang yang mengoleskan jerawatnya dengan pasta gigi sebelum tidur, lalu mengaku terbangun dengan wajah yang sudah mulus kembali keesokan harinya. Ajaib!

Tunggu dulu. Dokter kulit Mona Gohara yang juga associate professor klinis di Yale University mengatakan, ide menggunakan pasta gigi mungkin berawal dari kandungan zat pengering yang terdapat di dalamnya. 

"Pasta gigi biasanya diisi dengan bahan-bahan pengeringan seperti alkohol, yang mungkin membuat orang mendapat ide untuk menggunakannya pada jerawat," kata dia, seperti dikutip Cosmopolitan, Jumat, 29 November 2019.

Tapi, dia mengatakan itu bukanlah tindakan yang tepat karena pasta gigi bisa sangat mengiritasi. "Sebagian besar formula diisi dengan bahan-bahan seperti alkohol mentol, soda kue, dan hidrogen peroksida. Semua itu mungkin bisa mengeringkan jerawat, tetapi dengan risiko mengiritasi pelindung kulit Anda pada saat yang sama."

Dan ketika Anda pelindung kulit itu rusak, kulit akan memproduksi minyak lebih banyak untuk mengimbangi, menyebabkan pori-pori tersumbat, berjerawat, dan komedo. Jadi bukannya sembuh, jerawat bisa bertambah parah.

Selain itu, mengeringkan jerawat tidak membuatnya benar-benar hilang. Itu hanya mengeringkan lapisan atas kulit tanpa membunuh bakteri di dalamnya. Padahal salah satu penyebab jerawat yang paling umum adalah bakteri.

Daripada menggunakan pasta gigi, jerawat yang sakit bisa diatasi dengan krim hidrokortison yang dijual bebas. Tapi jika ingin menghilangkannya dalam semalam, Anda bisa menggunakan suntikan kortison. Sekali lagi, pasta gigi bukan solusi yang tepat untuk jerawat.






Mengenal Manfaat dan Efek Samping Baby Oil

6 jam lalu

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Baby Oil

Selain baik bagi kulit bayi dan dewasa, ada pula efek samping baby oil yang perlu diperhatikan. Apa saja?


Mengenali Gejala dan Penyebab Granuloma Paru-Paru

7 jam lalu

Mengenali Gejala dan Penyebab Granuloma Paru-Paru

Granuloma paru-paru kelainan jaringan yang berkembang di organ pernapasan


Scarlett Johansson Cerita Jerawat di Usia Dewasa Mempengaruhi Citra Dirinya

9 jam lalu

Scarlett Johansson Cerita Jerawat di Usia Dewasa Mempengaruhi Citra Dirinya

Scarlett Johansson telah mencoba setiap jenis peeling dan masker jerawat tapi jadi bumerang


5 Penyebab Iritasi Kulit

14 jam lalu

5 Penyebab Iritasi Kulit

Patogen bisa menyebabkan iritasi kulit, karena luka maupun sengatan serangga yang menyebabkan infeksi


Manfaat Ganda Retinol Mengobati Jerawat Sekaligus Mencerahkan Kulit

1 hari lalu

Manfaat Ganda Retinol Mengobati Jerawat Sekaligus Mencerahkan Kulit

Retinol juga memiliki banyak manfaat lain seperti mencerahkan kulit, mengurangi pigmentasi, membersihkan pori-pori dan mengobati jerawat


4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

1 hari lalu

4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

Jenis patogen umum, yaitu virus, bakteri, jamur, dan parasit


Mengenal Folikulitis, Meradangnya Folikel Rambut dan Jenisnya

1 hari lalu

Mengenal Folikulitis, Meradangnya Folikel Rambut dan Jenisnya

Salah satu penyebab folikulitis yang paling umum adalah infeksi bakteri Staphylococcus (Staph) yang dapat menular melalui kontak fisik.


3 Tips Penting Belanja Produk Perawatan Kulit Sensitif

1 hari lalu

3 Tips Penting Belanja Produk Perawatan Kulit Sensitif

Tips terbaik untuk orang yang memiliki kulit sensitif adalah membaca label pada setiap produk,


Mengenal Liposarkoma, Kanker yang Terjadi pada Jaringan Lemak

1 hari lalu

Mengenal Liposarkoma, Kanker yang Terjadi pada Jaringan Lemak

Liposarkoma adalah kondisi munculnya kanker yang berkembang di sel-sel lemak.


Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

2 hari lalu

Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

Saat memilih warna rambut, pertimbangkan undertone kulit. Ada tiga jenis pigmen yang mendasari di kulit yakni hangat, dingin, dan netral.