Mandi Setelah Olahraga Sebaiknya Pilih Air Dingin atau Hangat?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mandi. Shutterstock

    Ilustrasi mandi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah berolahraga, badan akan berkeringat dan kulit dihinggapi kotoran. Karena itu Anda perlu mandi untuk membersihkan diri. Tapi, sebaiknya pakai air dingin atau hangat? 

    Mandi dengan air dingin atau hangat setelah olahraga, ternyata memiliki manfaat yang berbeda. Mungkin Anda pernah melihat pemain sepak bola yang berendam dengan air berisi es batu, sebagai cara untuk membuat tubuhnya rileks, setelah berjibaku dengan pemain lawan di lapangan rumput.

    Jika tidak memungkinkan, Anda tidak perlu mandi pakai air dengan es batu, cukup pakai air yang biasa Anda gunakan di rumah dengan suhu diturunkan.

    Apa manfaat mandi air dingin setelah olahraga?

    1. Mempercepat proses penyembuhan otot

    Setelah berolahraga, tentu saja otot Anda dipaksa untuk kerja ekstra. Mandi setelah berolahraga dengan air dingin, ternyata bisa mempercepat proses penyembuhan otot, serta mengurangi peradangan otot, setelah olahraga.

    Perlu diketahui, mengurangi peradangan otot dengan mandi air dingin, bisa meminimalisasi kemungkinan nyeri otot, pada keesokan harinya.

    2. Membuat otot rileks

    Tidak hanya mempercepat proses penyembuhan otot, mandi setelah olahraga, dengan air dingin, juga bisa membuat otot Anda rileks. Apalagi, jenis olahraga yang Anda lakukan sangatlah menguras tenaga, seperti angkat beban.

    Dengan mandi air dingin ini, otot-otot Anda bisa diperbaiki dan tidak merasa sakit, keesokan harinya.

    3. Berpotensi menurunkan berat badan

    Bagi Anda yang berolahraga, untuk menurunkan berat badan, mandi dengan air dingin, banyak manfaatnya. Perlu diketahui, beberapa sel lemak, seperti lemak cokelat, dapat memproduksi panas dengan membakar lemak. Lemak cokelat adalah jenis lemak tubuh yang diaktifkan ketika Anda mendapatkan dingin. Hal ini terjadi saat tubuh Anda terekspos dengan kondisi dingin, seperti mandi dengan air dingin.

    4. Meningkatkan sirkulasi darah

    Meningkatkan sirkulasi darah menjadi manfaat mandi dengan air dingin selanjutnya. Ketika air dingin menyentuh anggota tubuh Anda, darah akan bersikulasi lebih cepat, untuk mempertahankan suhu tubuh yang ideal.

    Bagi Anda yang memiliki penyakit jantung atau peradangan, mandi air dingin sangatlah baik, untuk memperlancar sistem peredaran, meredakan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

    Perlu diingat, mandi dengan air dingin tidaklah disarankan, jika temperatur tubuh Anda sedang rendah. Sebab, air dingin akan membuat suhu tubuh lebih rendah lagi dan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke suhu tubuh normal.

    Selain itu, jika Anda sedang sakit, mandi dengan air dingin, setelah olahraga, sangat tidak disarankan. Temperatur dingin yang menyentuh tubuh Anda, akan sulit diterima oleh sistem kekebalan tubuh.

    Mandi dengan air hangat

    Jika tadi sudah mengetahui beberapa manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin, kini coba Anda pahami, dampak mandi setelah olahraga, dengan air hangat.

    1. Membuat tubuh rileks

    Setelah olahraga, Anda pasti ingin beristirahat dengan santai, rileks, dan tidur dengan nyaman. Mandi air hangat bisa membantu Anda mencapai itu semua. Ini adalah cara paling umum untuk membuat otot-otot rileks, sebelum akhirnya Anda bisa tidur dengan nyenyak.

    Hal ini dimungkinkan, karena air hangat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membuat tubuh Anda letih.

    2. Membersihkan kulit

    Setelah berolahraga di luar rumah, kulit akan terpapar oleh debu dan kotoran lainnya. Mandi dengan air hangat, bisa membuka pori-pori kulit Anda, dan melepaskan kotoran yang “terkurung” dalam kulit Anda, sehingga kulit akan kembali bersih.

    “Menyelimuti” tubuh dengan air hangat saat mandi, bisa mengurangi ketegangan tubuh dan meredakan kelalahan otot. Namun, mandi air hangat juga berpotensi membawa dampak buruk, pada tubuh Anda, seperti membuat kulit kering, mengundang gatal-gatal, hingga meningkatkan tekanan darah.

    Kesimpulannya adalah, air hangat maupun dingin, memiliki plus dan minusnya masing-masing. Seorang dokter bernama dr. Sebastian Kneipp, menciptakan teknik, agar Anda bisa mendapatkan manfaat keduanya.

    Ketika Anda mandi, gunakan air dingin terlebih dahulu, dan berdiri di bawah kucuran airnya selama satu menit. Setelah itu, Anda ganti airnya menjadi air yang tidak dingin atau hangat untuk satu menit selanjutnya. Lakukan hal ini sebanyak 3-5 kali.

    Menurut dr. Sebastian Kneipp, manfaat kesehatan dari air dingin akan membuat semua aliran darah untuk melaju ke area tengah tubuh. Kemudian, ketika air hangat "menghantam" tubuh Anda, hal ini akan membuka pembuluh darah, dan seluruh darah yang berada di tengah itu, akan menyebar lagi. Hal ini sangat bagus untuk detoksifikasi.

    Namun sebelum Anda mandi, sebaiknya tunggu kulit untuk kering dari keringat. Anda juga disarankan menunggu 30 menit dan melakukan pose yoga untuk pendinginan tubuh. Setelah itu, barulah Anda diperbolehkan untuk mandi.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.