Basuh Muka Pakai Air Cucian Beras, Rasakan Manfaatnya untuk Kulit

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beras putih. shutterstock.com

    Ilustrasi beras putih. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Air cucian beras biasanya selalu dibuang karena dianggap tidak bermanfaat. Mulai sekarang, tinggalkan kebiasaan itu dan mulailah memanfaatkannya. Air cucian beras dapat membantu mencerahkan kulit hingga memperbaiki kerusakan rambut.

    Wanita di Tiongkok, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia telah menjadikan air ini sebagai salah satu bentuk perawatan kulit dan rambut karena mengandung vitamin dan mineral. Kandungan nutrisi dalam air cucian beras, yaitu asam amino, vitamin B dan E, mineral, serta zat antioksidan.  

    Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat air cucian beras yang dapat Anda nikmati, yakni:

    1. Mencerahkan kulit

    Menggunakan air cucian beras untuk mandi atau membasuh muka dapat membuat kulit lebih cerah dan menyamarkan noda hitam. Bahkan, banyak produk kecantikan yang sudah menggunakan air cucian beras ini sebagai bahan tambahan, misalnya pada sabun, toner, dan krim.

    2. Meredakan kulit hitam akibat sinar matahari

    Jika Anda merasa kulit wajah menghitam, gunakan air cucian beras sebagai air cuci muka sehari-hari. Kandungan antioksidan dalam air ini dipercaya dapat merangsang produksi kolagen pada kulit yang dapat mencegah lahirnya kerutan, melindungi kulit dari dampak sinar matahari, dan bersifat anti-aging.

    3. Melembapkan kulit

    Kulit kering yang disebabkan oleh pemakaian sodium laurel sulfate (SLS) dalam berbagai produk kosmetik dapat diredakan dengan rutin menggunakan air cucian beras ini.

    4. Memperbaiki kerusakan rambut

    Kandungan inositol dalam air cucian beras dapat memperbaiki rambut yang telah rusak, termasuk kusam dan bercabang.

    Jangan gunakan air cucian beras pertama saat masih kotor. Sebaiknya pastikan beras Anda sudah bersih, lalu ambil airnya dari cucian beras terakhir. Tertarik mencobanya sekarang?

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.