Orang Asia Rentan Flek Hitam di Wajah, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit wajah kombinasi. shutterstock.com

    Ilustrasi kulit wajah kombinasi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaFlek hitam atau noda hitam di wajah dianggap mengganggu penampilan. Flek ini tidak muncul begitu saja. Ada beberapa hal yang menjadi pemicunya, salah satunya adalah radiasi sinar ultraviolet atau UV.

    Dermatolog Inneke Jane Hidajat mengatakan bahwa orang Asia umumnya mudah kena flek karena banyak pajanan sinar UV.

    “Di Asia Tenggara pajanan matahari tinggi sekali, mengaktifkan sel kulit yang menghasilkan pigmen," ujar dia di Jakarta, Rabu, 27 November 2019.

    Selain itu, pada wanita terutama yang berusia 30 tahun ke atas, munculnya flek bisa karena hormonal.

    Tak hanya flek hitam, paparan sinar UV juga bisa meningkatkan radikan bebas di kulit. Efeknya, radikal bebas yang teproduksi tinggi membuat kulit wajah cepat keriput dan kering. Di sinilah pentingnya antioksidan untuk mengurangi efek buruk radikal bebas.

    "Antioksidan supaya kulit tampak cerah. Polusi juga bisa bikin kulit kusam," kata Jane.

    Namun, Jane tidak menyarankan menghindari sinar matahari karena berisiko kekurangan vitamin D. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.