Empat Kunci Diet menurut Pakar Otak, Kurangi Gula dan Tepung

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berhenti ngemil. Shutterstock

    Ilustrasi berhenti ngemil. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu cara yang banyak dijalani orang untuk menurunkan berat badan adalah mengatur pola makan sehat. Biasanya itu sukses, tapi tak pernah bertahan lama. Godaan makanan lezat selalu datang, mengalahkan keinginan kita untuk diet sehat.

    Menurut ahli ilmu saraf Susan Peirce Thompson, keinginan Anda untuk menikmati makanan lezat itu berkaitan dengan kerja otak. Menurut dia, otak kita belum cukup untuk membantu kita memproses makanan modern yang dipenuhi dengan gula dan tepung.

    Ketika kita memiliki terlalu banyak gula dan tepung, insulin dalam tubuh kita naik, menghalangi leptin, hormon yang memberi tahu otak kita bahwa kita sudah cukup makan. Ini berarti kita akan terus makan, dan itu tidak baik untuk diet. Makanan manis juga membuat otak kita banjir dopamin.

    Jadi, bagi Anda yang ingin diet, Susan menyarankan menyingkirkan makanan-makanan yang bisa menghambat kerja otak kita dengan aturan makan yang dia sebut Bright Lines.  

    Menghindari gula

    Gula berada di daftar pertama makanan yang harus disingkirkan ketika diet. “Menghindari gula sama dengan memulihkan otak dan tubuh,” kata dia. Gula berarti semua makanan manis, termasuk madu dan pemanis. Tapi tidak termasuk buah-buahan yang manis. Anda bisa menguranginya, tapi tidak menghindarinya. 

    Kurangi tepung

    Sama seperti gula, Susan menggambarkan tepung sebagai penggoda licik. Jadi, dia menyarankan agar mengurangi makanan yang mengandung tepung.

    Tetap makan tiga kali sehari

    Kebanyakan orang diet dengan cara mengurangi frekuensi makan, entah menghindari sarapan atau makan malam. Tapi Susan menyarankan agar Anda tetap makan tiga kali sehari. Sebab, jadwal makan teratur membuat Anda mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan lain.

    Mengukur semua makanan

    Dia merekomendasikan untuk mengukur semua makanan Anda sebelum dikonsumsi sehingga Anda tahu persis apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh.

    MIRROR.CO.UK | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.