Meghan Markle Curhat Stres Jadi Ibu Baru di Tengah Sorotan Publik

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Markle. (Instagram@sussexroyal/PA Images)

    Meghan Markle. (Instagram@sussexroyal/PA Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Meghan Markle merasa tertekan menjadi ibu baru di tengah sorotan publik. terungkap dalam cuplikan film dokumenter ITV yang berjudul, Harry & Megha: An African Journey. Film dokumenter tentang perjalanan pasangan ini di Afrika, akan tayang di Inggris pada Minggu, 20 Oktober 2019. Dalam film tersebut, Meghan Markle berbicara kepada Tom Bradby tentang pemberitaan negatif dari pers selama kehamilannya dan bulan-bulan pertama bersama putra Archie Harrison Mountbatten Windsor.

    “Wanita mana pun, terutama ketika mereka hamil, Anda benar-benar rentan, dan itu menjadi sangat menantang. Dan kemudian ketika Anda memiliki bayi yang baru lahir, Anda tahu. Dan terutama sebagai seorang wanita, itu banyak hal," kata wanita bergelar Duchess of Sussex itu. “Saya kira, juga terima kasih telah bertanya karena tidak banyak orang yang bertanya apakah saya baik-baik saja, tetapi hal yang sangat nyata untuk dilalui di balik layar. "

    Meghan Markle dan Pangeran Harry. Instagram/@royaladdicted

    Bradby bertanya apakah itu "akan adil" untuk mengatakan bahwa dia "tidak benar-benar baik-baik saja, seperti di dalamnya benar-benar sebuah perjuangan?" Lalu Meghan Markle menjawab “Ya” dengan tegas, seperti dilansir dari laman People.

    Menjelang akhir tur, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengumumkan keputusan mereka untuk melalui tindakan hukum terhadap sebuah media karena menerbitkan surat pribadi Meghan untuk ayahnya serta News UK (pemilik The Sun) dan MGN ( mantan pemilik The Mirror) tentang dugaan intersepsi ilegal pesan suara.

    Selain gugatan hukum, Pangeran Harry mengecam tabloid pers Inggris untuk perlakuan "kejam" yang telah diterima istrinya "selama setahun terakhir, sepanjang kehamilannya dan saat membesarkan putra kami yang baru lahir" dalam sebuah pernyataan. Sang pangeran melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia dan Meghan terus menunjukkan wajah berani, meski menyakitkan.

    Meghan Markle dan Pangeran Harry saat menghadiri acara perayaan anak muda di Kediaman Komisaris Tinggi Inggris, di Cape Town, Afrika Selatan. Instagram/@royaladdicted

    Pangeran Harry juga membuka tentang tekanan peran kerajaannya dalam film dokumenter. Dalam cuplikan pertama yang dirilis pada hari Kamis 17 Oktober 2019, ayah satu anak ini berbicara tentang kematian ibunya, Putri Diana, dan ketika kembali ke tempat yang begitu dekat dengan hatinya ia merasakan luka lama.

    "Saya pikir menjadi bagian dari keluarga ini - dalam peran ini, dalam pekerjaan ini - setiap kali saya melihat kamera, setiap kali saya mendengar bunyi klik, setiap kali saya melihat lampu kilat, saya langsung kembali," katanya. “Berada di sini sekarang 22 tahun kemudian mencoba menyelesaikan apa yang dia mulai akan sangat emosional. Tapi semua yang saya lakukan mengingatkan saya padanya, dan seperti yang saya katakan - dengan peran, dengan pekerjaan dan semacam tekanan yang menyertai itu - saya diingatkan tentang hal-hal buruk."

    Film dokumenter tersebut juga akan tayang di  Amerika Serikat melalui ABC pada Rabu, 23 Oktober pukul 10 malam waktu setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.