Buah Manggis Diklaim Kaya Manfaat Kesehatan, Ini Faktanya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pembeli memilih buah Manggis yang dijajakan masyarakat di jalan nasional menuju Banda Aceh, di kawasan Meureudu, Kec. Simpang Tiga, Kab. Pidie, Aceh. Selasa (10/7). ANTARA/Rahmad

    Seorang pembeli memilih buah Manggis yang dijajakan masyarakat di jalan nasional menuju Banda Aceh, di kawasan Meureudu, Kec. Simpang Tiga, Kab. Pidie, Aceh. Selasa (10/7). ANTARA/Rahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Buah manggis diyakini punya banyak manfaat, baik daging buah maupun kulitnya. Dalam uji laboratorium, ekstrak buah manggis memang menunjukkan khasiat yang menjanjikan dalam dunia kesehatan, mulai dari menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri serta jamur, hingga memperlambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

    Warna ungu kulit manggis mengandung senyawa aktif yang disebut xanthones. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Apa saja manfaat buah manggis?

    1. Membantu menurunkan berat badan

    Dalam industri kebugaran, manfaat buah manggis yang paling sering dipromosikan adalah potensinya untuk membantu upaya penurunan berat badan. 

    Sebuah riset skala kecil mengenai efek buah manggis terhadap berat badan. Riset ini berlangsung selama delapan minggu, di mana peserta yang mengonsumsi sari buah manggis dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.

    Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa manfaat buah manggis bagi penderita obesitas, efeknya terhadap metabolisme lemak, dan bagaimana manfaat buang manggis ini bisa digunakan dalam program penurunan berat badan yang efektif.  

    2. Mampu mengontrol kadar gula darah

    Penelitian yang melibatkan perempuan obesitas sebagai partisipan, menyimpulkan bahwa pemberian 400 mg suplemen ekstrak manggis tiap hari berdampak pada penurunan kondisi resistensi insulin secara signifikan. 

    Karena merupakan sumber serat yang cukup baik, buah manggis dianggap bisa membantu dalam menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan kendali terhadap risiko diabetes pada mereka yang memang memiliki faktor risiko.

    3. Meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh

    Vitamin C dan serat yang terkandung dalam buah manggis merupakan faktor penting untuk membangun sistem imunitas tubuh yang baik.

    Serat sangat bermanfaat dalam kelangsungan hidup bakteri baik di pencernaan, yang juga merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh. Sementara vitamin C diperlukan agar sel-sel imun tubuh mampu bekerja optimal untuk melawan penyakit. 

    Senyawa-senyawa antioksidan dalam buah manggis juga diduga memiliki fungsi antibakteri, sehingga bisa membantu mencegah infeksi bakteri. 

    4. Membantu menjaga kulit tetap sehat

    Sebuah riset skala kecil dilakukan selama tiga bulan dengan memberikan 100 mg ekstrak manggis setiap hari pada para partisipan. Hasilnya, para partisipan mengalami peningkatan kelenturan kulit dan pengurangan senyawa penyebab penuaan dini secara signifikan. 

    Para peneliti menduga bahwa kandungan antioksidan buah manggis dan kapasitas antiperadangannya merupakan faktor yang memengaruhi efek perlindungan kulit dan antipenuaan tersebut.

    Meski beragam manfaat buah manggis di atas tampak luar biasa, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keakuratannya. Oleh sebab itu, konsumsi buah manggis tetap tidak boleh berlebihan dan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki kondisi medis tertentu. 

    Di daerah Asia Tenggara, kulit buah manggis sudah digunakan dalam praktik pengobatan tradisional sejak zaman dulu. Kandungan senyawa aktif dalam kulit buah manggis diklaim bisa mengatasi masalah jerawat, artritis, diabetes, dan infeksi saluran kemih. 

    Sampai sekarang, belum banyak penelitian mengenai manfaat kulit manggis bagi kesehatan manusia. Namun terdapat banyak produk suplemen ekstrak kulit manggis yang diyakini bermanfaat bagi kesehatan.

    Anda harus berhati-dalam hati menggunakan suplemen tersebut. Pasalnya, regulasinya tidak seketat obat-obatan dan mungkin saja ada efek samping yang belum diketahui. Apalagi jika penggunanya sedang hamil, menyusui, masih anak-anak, memiliki kondisi medis tertentu, atau menjalani pengobatan tertentu.

    Jangan sembarangan menggunakan suplemen apapun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. 

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.