Victoria's Secret Akhirnya Menampilkan Model Plus Size

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampanye Victoris's Secret x Bluebella menampilkan model plus size (Instagram @bluebella)

    Kampanye Victoris's Secret x Bluebella menampilkan model plus size (Instagram @bluebella)

    TEMPO.CO, JakartaVictoria's Secret akhirnya menampilkan model plus size alias bertubuh gemuk. Dalam kampanye terbaru hasil kerja sama dengan merek pakaian dalam berbasis London, Bluebella, brand pakaian dalam ini menampilkan 14 wanita, termasuk model Ali Tate Cutler. 

    Pesan utama koleksi ini adalah untuk mempromosikan desain indah untuk wanita yang beragam dan diberdayakan. “Garis tersebut merayakan wanita yang ingin mengenakan pakaian dalam yang indah untuk diri mereka sendiri, setiap hari,” demikian keterangan perusahaan tersebut.

    Kolaborasi baru muncul setelah model transgender Munroe Bergdorf membintangi kampanye pakaian dalam 2019 Bluebella, Love Yourself.

    Victoria's Secret selama ini dikenal hanya menampilkan model-model bertubuh kurus dalam setiap kampanye atau peragaan koleksinya. Merek ini juga sempat menjadi kontroversi setelah Ed Razek, mantan chief marketing officer dari perusahaan induk Victoria's Secret, L Brands, membuat komentar kontroversial mengenai transgender dan model ukuran plus saat wawancara dengan Vogue pada November 2018. Dia berkata tidak berpikir peragaan busana tahunan harus menampilkan transgender dan model plus size.

    “Kita pernah ingin membuat televisi khusus untuk ukuran plus [pada tahun 2000]," kata Razek kepada Vogue. "Tidak ada yang tertarik, masih tidak."

    Ed Razek pun akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan pada Agustus 2019. Sejak kontroversi itu,  itu perusahaan berusaha memperbaiki citra diri mengingat permintaan publik yang lebih baik.

    Mereka tampaknya menemukan apa yang mereka butuhkan pada Ali Tate Cutler. Model bertubuh plus size itu dikenal aktif melakukan kampanye body positivity untuk mencintai tubuh sendiri apa adanya melalui media sosialnya.

    "Saya merasa mereka sedang menuju ke arah yang benar dan mereka mendengarkan audiensi mereka yang telah meminta untuk melihat lebih banyak wanita dari berbagai bentuk dan ukuran," kata Ali Tate kepada Glamour.

    Ali Tate sebenarnya bukan orang baru di industry fashion. Influencer ini juga pernah tampil dalam kampanye body-positive merek fashion seperti Mango, Ralph Lauren, J Crew, dan Anthropologie.

    Tapi perlu diketahui bahwa dalam kampanye ini Ali Tate  dikaitkan dengan Bluebella dan belum secara resmi direkrut sebagai model untuk Victoria's Secret. Ali Tate bagian dari kampanye Victoria's Secret X Bluebella yang akan ditampilkan di toko-toko Victoria Secret dan media.

    "Memperkenalkan #BluebellaforVS, koleksi baru yang merayakan inklusivitas dan kekuatan dari label Inggris @bluebella. Berakar dalam-dalam pada etos-etos merek ini adalah cinta-diri, penerimaan-diri, dan merayakan diri Anda sendiri untuk siapa Anda sebenarnya," tulis merek itu di Instagram.

    GLAMOUR | DISPATCH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.