Penyebab Umum Kematian Bayi di Kandungan seperti Irish Bella

Reporter

Editor

Mila Novita

Irish Bella memutuskan berhijab. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan aktris sinetron Irish Bella dan Ammar Zoni tengah berduka setelah bayi kembar mereka meninggal dunia pada Ahad, 6 Oktober 2019. Bayi yang telah di dalam kandungan sekitar 36 minggu itu dimakamkan di Kalimulya, Depok.

Irish sebelumnya diketahui mengalami kehamilan berisiko. Bulan lalu, bintang sinteron Cinta Suci ini sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan. Saat dirawat, pasangan yang menikah pada 28 April 2019 itu sempat memberikan penjelasan mengenai kondisinya di channel YouTube, 15 September 2019. Menurut Ammar, Irish sempat diindikasikan mengalami infeksi saluran kemih.

"Terjadi indikasi infeksi di saluran kemih tapi Alhamdulillah tidak masalah. Jadi baru indikasi, karena penanganan dari dokter yang cepat," ujar Ammar Zoni.

Bayi meninggal di dalam kandungan dialami ketika usia kandungan di atas 20 minggu. Menurut laman Web MD, kasus ini terjadi sekitar 1 dari 200 kehamilan. Kebanyakan kondisi ini tidak diketahui penyebabnya.

Namun, ada beberapa penyebab umum kematian bayi yang biasa terjadi. Salah satunya adalah masalah plasenta atau solusio plasenta. Kondisi ini terjadi ketika plasenta yang menjadi sumber makanan bayi itu terlalu cepat terpisah dari dinding rahim. Akibatnya oksigen dan nutrisi ke bayi tidak mencukupi.

Penyebab lainnya adalah gangguan kromosom. American Pregnancy menyebutkan, gangguan kromosom menyumbang 15-20 persen dari semua bayi yang lahir mati. Kadang-kadang bayi memiliki malformasi struktural yang tidak disebabkan oleh kelainan kromosom tetapi dapat disebabkan oleh faktor genetik atau lingkungan.

Pembatasan pertumbuhan intrauterin atau IUGR juga bisa menyebabkan kematian bayi di dalam kandungan karena asfiksia atau kekurangan oksigen.

Selain itu, infeksi antara usia kehamilan 24 dan 27 minggu dapat menyebabkan kematian janin. Infeksi ini biasanya tidak diketahui oleh ibu dan mungkin tidak terdiagnosis hingga menyebabkan komplikasi serius.

Bayi di dalam kandungan juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan ibu seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, terutama tekanan darah tinggi atau preeclampsia.

Hal lain yang cukup jarang menyebabkan kematian bayi seperti paparan polusi lingkungan seperti pestisida atau karbon monoksida, riwayat pribadi atau keluarga dari kondisi pembekuan darah seperti trombosis, tromboflebitis, atau emboli paru, kecelakaan tali pusat, trauma, dan kehamilan lebihd ari 42 minggu.

Sayangnya, meskipun banyak cara untuk mencari tahu, sekitar sepertiga kasus kematian bayi di dalam kandungan tidak diketahui penyebabnya, seperti yang dialami Irish Bella dan Ammar Zoni.

WEB MD | AMERICAN PREGNANCY 






UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

1 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

2 hari lalu

Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

Para peneliti sekarang telah memulai studi lanjutan dengan bayi yang sama setelah melahirkan


Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

3 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.


Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

3 hari lalu

Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

Vice President Of Business Development at PT Multipolar Tbk Stefan Ko menyatakan Rudy meninggal pada Kamis malam, 22 September 2022.


6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

5 hari lalu

6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

Memperkenalkan alergen sejak dini dapat mengurangi risiko alergi makanan tertentu hingga 80 persen.


Putra Lesti Kejora dan Rizky Billar Jalani Operasi, Kenali Dua Jenis Hernia pada Bayi

6 hari lalu

Putra Lesti Kejora dan Rizky Billar Jalani Operasi, Kenali Dua Jenis Hernia pada Bayi

Hernia pada bayi seperti yang dialami putra Lesti Kejora dan Rizky Billar bisa muncul di dua tempat, area bawah perut dan pusar.


Manfaat Minyak Telon, Tak Cuma Sahabat Bayi

6 hari lalu

Manfaat Minyak Telon, Tak Cuma Sahabat Bayi

Minyak telon adalah andalan para ibu seusai memandikan bayi. Berikut beberapa manfaat minyak telon bagi kesehatan.


Azyumardi Azra Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Selasa Besok

7 hari lalu

Azyumardi Azra Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Selasa Besok

Azyumardi Azra akan dimakamkan di TMP Kalibata Selasa besok. Jenazahnya akan dishalatkan terlebih dahulu Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.


Anak Kenang Azyumardi Azra sebagai Sosok Workaholic yang Gemar Menonton Bola

7 hari lalu

Anak Kenang Azyumardi Azra sebagai Sosok Workaholic yang Gemar Menonton Bola

Sehari sebelum berangkat ke Malaysia, Azyumardi Azra membagikan oleh-oleh dari Padang Sumatera Barat. Sosok pekerja keras yang sayang keluarga.


Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

7 hari lalu

Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.