Tips Tidur Berkualitas dengan Sprei dan Bantal Guling

Reporter:
Editor:

Bahasa Prodik

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tips Tidur Berkualitas dengan Sprei dan Bantal Guling.

    Tips Tidur Berkualitas dengan Sprei dan Bantal Guling.

    INFO CANTIK — Untuk mendapatkan kualitas kesehatan yang optimal, kita perlu menerapkan pola hidup sehat. Menjaga kesehatan juga bisa dilakukan dengan mengganti peralatan tidur seperti kasur, sprei, selimut, bantal, dan bantal guling. 

    Situs womensday menyebutkan mengganti peralatan tidur di waktu tepat bisa mengurangi bakteri dan kuman di tempat tidur. Ini juga bermanfaat agar kita bisa memiliki kualitas tidur yang mengesankan. 

    Agar tidur Anda lelap, ada tiga tips yang perlu diperhatikan saat Anda berkeinginan membeli sprei yakni warna dan motif, bahan, dan ukuran. 

    Tips 1: Warna dan motif sprei disesuaikan dengan luas kamar dan pencahayaan.

    Jika ukuran kamar relatif kecil, sebaiknya memilih sprei yang polos dan tidak bermotif. Ini dapat mengurangi efek sempit pada kamar dan tentunya bisa membuat tidur dengan nyaman. Ada baiknya memilih warna sprei yang sesuai dengan warna cat kamar. 

    Tips 2: Mengetahui bahan dasarnya. 

    Katun adalah bahan yang terbaik untuk sprei karena daya serap cairannya tinggi sehingga cepat menyerap keringat. Karena kandungan seratnya yang tinggi, sprei katun membuat tidur terasa lebih sejuk dan adem. Ketahanannya pun lebih tinggi dibanding bahan lainnya. 

    Bahan sprei dari linen memiliki tingkat kenyamanannya cukup tinggi karena membuat sejuk. Buat Anda yang tinggal di daerah yang dingin, lebih cocok memilih sprei berbahan rayon karena dapat memberikan kehangatan. 

    Tips 3: Agar nyaman saat tidur memilih sprei yang sesuai dengan ukuran kasur. Ada empat ukuran sprei, yakni single, super single, queen, dan king size. Pastikan Anda memiliki ukuran sprei yang pas agar terpasang dengan baik dan rapi. Jika salah ukuran, akan mengurangi kenyamanan saat tidur. 

    Satu peralatan tidur yang juga terkait dengan kasur adalah bantal. Anda layak mengganti bantal jika terasa tidak nyaman lagi atau idealnya setiap dua tahun sekali. Bantal atau bantal guling yang terlalu lama dipakai merupakan tempat berkumpulnya debu, minyak, sisa-sisa kulit mati, keringat, dan air liur. Hal ini bisa memicu berbagai penyakit seperti alergi dan jerawat. 

    Bantal yang tidak diganti terlalu lama juga bisa jadi sarang tungau. Anda bisa menguji kelayakan bantal tidur yang Anda gunakan sehari-hari dengan melipatnya menjadi dua. Jika bantal tidur atau bantal guling tidak kembali ke posisi semula, artinya Anda harus membeli bantal guling yang baru. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.