Kata Pakar, Sikat Gigi yang Benar Cukup 2 Menit

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sikat gigi teratur.

    Sikat gigi teratur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda sudah tahu cara menyikat gigi yang benar? Untuk menghindari gigi berlubang dan bau mulut yang tidak enak, Anda harus bisa menyikat gigi dengan cara yang benar.

    Masih banyak orang yang tidak tahu cara menyikat gigi yang benar. Ada juga beberapa mitos yang salah mengenai cara memastikan gigi tetap sehat dan bersih. 

    Pakar kesehatan gigi dan mulut Drg. Ratu Mirah Afifah menjelaskan beberapa cara menyikat gigi yang benar dan beberapa persepsi yang salah masyarakat. 

    #Dua kali sehari
    Semua orang tentu sudah tahu menyikat gigi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. “Sikat gigi di pagi hari dilakukan setelah makan sarapan dan sikat gigi di malam hari sebaiknya sebelum tidur,” jelas Mirah, di acara Pepsodent di Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juli 2019.

    Banyak yang masih salah dan menyangka bahwa menggosok gigi dilakukan saat bangun tidur. Padahal, akan lebih efektif bila setelah sarapan di pagi hari. 

    #Dua menit saja
    Jangan terlalu lama dan jangan terlalu cepat. Menggosok gigi cukup dilakukan dalam waktu 2 menit. Pastikan dalam dua menit ini, gigi dibersihkan secara menyeluruh. Anda perlu menyikat gigi dengan bentuk memutar untuk memastikan semua kotoran dalam mulut keluar. 

    #Pasta gigi
    Selain itu, memilih pasta gigi juga penting. “Sebaiknya menggunakan pasta gigi yang bisa memberikan perlindungan yang menyeluruh, yang bisa menjaga gigi dan gusi agar tetap kuat,” lanjut Mirah.

    Tidak hanya menggunakan pasta gigi yang benar, Anda juga harus rutin pergi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Dari kunjungan tersebut, dokter bisa menganjurkan pasta gigi yang sesuai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.