Minggu, 22 September 2019

Jauh dari Suami, Tasya Kamila Pentingkan Komunikasi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prosesi akikah anak pertama Tasya Kamila - Randi Bachtiar di kediamannya di bilangan Cinere, Depok, Minggu, 19 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    Prosesi akikah anak pertama Tasya Kamila - Randi Bachtiar di kediamannya di bilangan Cinere, Depok, Minggu, 19 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila mengaku selalu menjaga komunikasi dengan baik dengan suami, Randi Bachtiar, yang bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia. Itulah kunci keharmonisan rumah tangga mereka karena menjalani hubungan jarak jauh.

    "Video call setiap hari. (Suami) tanya lagi apa, baby lagi apa. Karena dia kerja, jadi paling telepon saat sore sampai dia tidur," kata Tasya.

    Tasya tinggal di Jakarta bersama putranya yang masih berusia dua bulan, Arrasya Wardana Bachtiar, sehingga selalu menyempatkan diri untuk menghubungi suami dengan perangkat seluler. Walaupun harus selalu berkomunikasi dengan ponsel, pelantun lagu anak-anak "Libur Telah Tiba" itu mengatakan suami selalu pulang ke Jakarta setiap akhir pekan.

    "Jadi, suami aku tetap tahu perkembangan anak kami meski enggak day to day. Setidaknya, seminggu sekali dia tahu," katanya.

    Perempuan berusia 26 tahun itu mengaku justru saat menjalani hubungan rumah tangga jarak jauh itu mengurangi rasa panik sebagai ibu muda. "Sebenarnya, karena dia ada di sana, jadi dia lebih nenangin. Misalnya, kalau aku panik kok Arrasya begini-begini, dia lebih nenangin," katanya.

    Meski demikian, Tasya mengaku ketidakhadiran suami menjadi sebuah tantangan pada fase awal sebagai ibu rumah tangga. "Challenge-nya pas 40 hari awal. Apalagi, suami kerja di luar negeri. Itu challenging banget. Aku harus beradaptasi dengan newborn dan aku harus pemulihan setelah operasi sesar. Empat puluh hari pertama itu sangat melelahkan. Tapi, semakin ke sini semakin asyik. Aku semakin tahu ritme anak aku dan tahu cara handle-nya," katanya.

    Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu mengaku lebih ikhlas menjalani hubungan jarak jauh dengan suami. Dia bahkan menjadikan hubungan jarak jauh itu sebagai bumbu dalam menikmati sebuah keluarga baru.

    Tasya Kamila bersama anak dan suami. instagram.com/tasyakamila

    "Jadi, ada hari-hari yang dinanti. Jadi, selalu pengin cepat weekend dan jadi lebih semangat menjalani hari," katanya.

    Pelantun lagu "Aku Anak Gembala" itu mengaku lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama suami di rumah pada akhir pekan dibanding bepergian.

    "Q-time saja sama suami dan anak di rumah. Paling jauh kalau di Jakarta, ya ke mal. Kalau luar kota paling ke Bandung," ujarnya.

    Beberapa waktu lalu, Tasya sempat menuliskan tips menjalani pernikahan jarak jauh lewat akun Instagram. Salah satu tips itu adalah membangun kepercayaan, membina komunikasi, dan harus pandai-pandai mencari kesibukan positif. "Sehingga energimu tersalurkan untuk hal-hal yang produktif dan tidak dihabiskan untuk melulu memikirkan pasanganmu yang lagi jauh di sana," tulisnya.

    Penyanyi yang telah menghasilkan lima album itu juga menyarankan agar pasangan yang menjalani hubungan rumah tangga jarak jauh untuk menghindari pertengkaran yang berlarut-larut serta tidak berpikir berlebihan soal pasangan ataupun tidak terlalu posesif. Tasya Kamila dan Randi mengawali hubungan asmara sejak 2012. Keduanya menikah pada 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.