Pengelolaan Keuangan yang Salah Bikin Generasi Milenial Bangkrut

Reporter

Ilustrasi perencanaan keuangan (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang baru bekerja di Jakarta mengeluhkan kerasnya hidup di ibu kota. Beban sewa tempat tinggal, uang transportasi, biaya kebutuhan sehari-hari, dan ongkos gaya hidup tidak murah. Jika tidak pandai-pandai mengatur keuangan, bisa jadi para pekerja milenial akan menghabiskan uang mereka untuk hal yang sia-sia, bahkan bisa berujung utang.

Menurut konsultan media sosial Jonathan End, kuncinya ada pada perencanaan keuangan jangka panjang. Hanya saja, para pekerja milenial yang hidupnya tak pernah jauh dari teknologi dan media sosial cenderung memiliki karakter terburu-buru dan impulsif sehingga tidak memiliki perencanaan untuk jangka panjang.

Baca juga:
Mengapa Remaja Harus Belajar Pengelolaan Keuangan?

"Adanya media sosial seperti Instagram, lalu di dalamnya ada para influencer, tentu bisa memicu para milenial untuk bisa menjadi seperti mereka, sehingga mempengaruhi gaya hidup dan malah menjadi impulsif," kata Jonathan.

Pria yang juga aktif membagikan konten seputar anggaran di Instagram itu menambahkan bahwa, gaya hidup impulsif seperti slogan YOLO (You Only Live Once) hingga maraknya budaya minum kopi bersama kolega seusai bekerja, membuat pekerja muda tidak sadar bahwa telah mengeluarkan uang demi hal-hal kecil yang bukan prioritas.

"Bayangkan saja, gaji misalnya 5 juta, es kopi sekali beli 30 ribu, dikalikan saja selama 20 hari kerja, sudah berapa uang yang terbuang demi itu saja? Padahal kebutuhan kita, gol kita bukan itu," jelas Jonathan.

Menyampingkan hal-hal impulsif seperti membeli es kopi dan nongkrong bersama kawan mungkin terasa berat di era yang menuntut eksistensi diri di lingkaran pertemanan dan media sosial ini sehingga banyak milenial yang memaksa diri untuk terus terlihat tanpa memikirkan hal lain yang lebih penting.

Rekomendasi Jonathan bagi para pekerja milenial agar pemasukannya tidak terbuang sia-sia adalah memulai untuk melakukan perencanaan keuangan, melihat apa prioritas utama yang harus dipenuhi.

Artikel lain:
Rencanakan Keuangan Selagi Muda dengan Empat Cara Berikut

"Jadi, misalnya golku adalah punya rumah sendiri di umur sekian, aku harus bisa memperhitungkan berapa persen dari gajiku untuk ditabung demi gol itu tadi," ujarnya.

Namun, tujuan jangka panjang seperti rumah, mobil, hingga liburan ke luar negeri agar dapat dicapai tentu membutuhkan waktu yang tak singkat. Terlebih, karakter tergesa-gesa yang terbentuk di generasi ini kerap membuat mereka tidak sabaran dan malah menyerah untuk gol tersebut.

"Benar-benar harus niat dan komitmen dengan diri sendiri. Harus mau bersusah payah dulu di usia muda, biar ke depannya bisa menikmati jerih payah itu," tuturnya.






Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

3 hari lalu

Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan senilai Rp18,37 triliun pada semester I/2022.


BI: Tekanan terhadap Rupiah Disebabkan Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

6 hari lalu

BI: Tekanan terhadap Rupiah Disebabkan Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Bank Indonesia menyatakan depresiasi rupiah relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.


Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

7 hari lalu

Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

Pada bulan awal September kemarin, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

10 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid menjelaskan ancaman resesi global tahun depan akan berdampak terhadap sektor keuangan.


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

11 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

11 hari lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

11 hari lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.


Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

14 hari lalu

Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

Perjalanan kereta api dengan konsep Hype Trip ini merupakan bagian dari peningkatan layanan KAI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-77 KAI.


Fit and Proper Test Calon Anggota BPK Digelar Hari Ini, Berikut Daftar Sembilan Namanya

18 hari lalu

Fit and Proper Test Calon Anggota BPK Digelar Hari Ini, Berikut Daftar Sembilan Namanya

Komisi XI DPR RI menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) terhadap calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.


7 Pertanyaan untuk Anggota Keluarga Tersayang Sebelum Berpulang

19 hari lalu

7 Pertanyaan untuk Anggota Keluarga Tersayang Sebelum Berpulang

Menurut para ahli masuk akal untuk berbicara dengan anggota keluarga yang dicintai dan mengajukan pertanyaan tertentu sebelum mereka meninggal