Akhiri Perang Dingin dengan Taylor Swift, Katy Perry Tulis Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Katy Perry saat tiba dalam acara Met Gala dengan tema Camp: Notes on Fashion di Metropolitan Museum of Art Costume Institute Gala, New York, 7 Mei 2019. Jeremy Scott menciptakan gaun untuk Katy Perry yang berlapis kristal perak kustom dengan kerah yang serasi dan kristal jernih. REUTERS/Mario Anzuoni

    Katy Perry saat tiba dalam acara Met Gala dengan tema Camp: Notes on Fashion di Metropolitan Museum of Art Costume Institute Gala, New York, 7 Mei 2019. Jeremy Scott menciptakan gaun untuk Katy Perry yang berlapis kristal perak kustom dengan kerah yang serasi dan kristal jernih. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Katy Perry dan Taylor Swift akhirnya mengakhiri perang dingin yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan membuat para penggemar berharap ada kolaborasi di antara keduanya.

    Katy Perry mengunggah foto sepiring biskuit dengan tulisan “Peace at last” (akhirnya damai). Dilansir People, Katy Perry juga menulis “feels good @taylorswift,” sebagai keterangan foto di mana Taylor juga ditandai olehnya. Taylor turut berkomentar di unggahan itu dengan menulis 13 emoji hati merah muda, angka keberuntungan yang sering ia sebut.

    Baca juga:
    Katy Perry dan Orlando Bloom Tunangan, Cincinnya Berbentuk Bunga

    Katy Perry juga menulis “Let’s Be Friends” di bagian lokasi, di mana penggemar berharap itu bakal jadi judul lagu dari kolaborasi mereka. Ini bukan pertama kali ada pertanyaan mengenai peluang kolaborasi antara dua penyanyi itu.

    Taylor Swift di karpet merah Billboard Music Awards 2019. Instagram/@billboard

    Pada Maret 2019, Katy Perry mengatakan ia tertarik bekerja sama dengan Taylor Swift saat berbicara dengan Entertainment Tonight di acara iHeartRadio Music Awards. Dua penyanyi pop yang dinamika hubungannya menginspirasi lagu “Bad Blood” dan “Swish Swish” itu berbaikan 2018.

    Menjelang tur "Reputation", Taylor menerima ranting pohon zaitun dan pesan bernada maaf dari Katy Perry yang mengakhiri perseteruan mereka. Katy Perry juga menunjukkan dukungan pada Taylor dengan menyukai unggahan Instagram pertamanya yang berbau politik pada 2019.

    Artikel lain:
    Ungguli Taylor Swift, Katy Perry Biduan Berpenghasilan Terbesar

    Apa yang sebenarnya jadi penyebab pertengkaran mereka belum jelas. Saat tampil di Carpool Karaoke dalam acara "Late Late Show", Katy mengatakan pada pembawa acara James Corden bahwa semuanya dimulai dari penari latar.

    Ada spekulasi bahwa lagu “Bad Blood” Taylor Swift adalah tentang Katy Perry dan ia berkata bahwa lagu itu bercerita tentang seorang penyanyi perempuan yang berusaha menyabotase konsernya. Taylor tidak pernah mengungkap siapa orang yang ia tuduh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.