Alexina Graham, Angel Baru Victoria's Secret yang Sering Dibully

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Alexina Graham. Instagram/@alexinagraham

    Model Alexina Graham. Instagram/@alexinagraham

    TEMPO.CO, Jakarta - Merek pakaian dalam Victoria’s Secret memang dikenal dengan model-model cantik yang menjadi representatif mereka, seringkali dipanggil dengan nama Angel. Victoria’s Secret memiliki Angel terbaru, yaitu Alexina Graham, wanita yang sebelumnya sering di-bully.

    Baca juga: 4 Ibu Muda yang Tampil di Victoria's Secret Fashion Show

    Wanita berusia 29 tahun ini adalah Angel pertama Victoria’s Secret yang memiliki rambut berwarna merah. “Seperti kebanyakan orang dengan rambut berwarna merah, aku sering dibully di sekolah karena memiliki penampilan yang berbeda. Aku adalah wanita yang kurus dan geeky dengan dada yang datar,” tutur Alexina Graham, dikutip dari The Sun.

    Namun, Alexina Graham sekarang menggunakan pengalaman tersebut sebagai kekuatannya. Dia mengatakan kalau rambutnya memiliki peran besar untuk identitasnya.

    Teman sekolah Alexina Graham mengatakan kalau dia selalu menjadi orang pertama yang datang di sekolah dan memberikan PR-nya, dia tidak terlalu memedulikan komentar negatif atau ledekan orang-orang. Walaupun sering dibully, Alexina Graham bukanlah orang yang malu. Dia tidak peduli dengan komentar negatif, dan selalu bisa menikmati momen-momen kecil dalam kehidupan.

    Sebagai seorang Angel Victoria's Secret, Alexina berharap untuk bisa menjadi inspirasi untuk anak-anak. “Sebagai seorang Angel, saya memiliki media untuk mengungkapkan ke anak muda dengan rambut berwarna merah, ‘kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau! Tidak ada yang tidak mungkin!” tuturnya. Dengan penampilannya yang unik, Alexina ingin membawa dampak positif sebagai representatif Victoria’s Secret.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.