Zee Zee Shahab Siap Lari Maraton Setelah Melahirkan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zee Zee Shahab, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

    Zee Zee Shahab, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Zee Zee Shahab melahirkan anak keduanya dengan Prabu Revolusi pada tanggal 5 Agustus 2018. Zee Zee yang awalnya berencana melahirkan secara normal, akhirnya melahirkan bayi keduanya, Lucky Keriym Putra Revolusi, melalui operasi cesar.

    Baca: Cara Prabu Revolusi Semangati Zee Zee Shahab Marathon

    Sekitar 6 bulan setelah melahirkan anak keduanya, Zee Zee Shahab sekarang siap untuk ikut lari marathon di Tokyo Marathon 2019, pada 3 Maret 2019. Wanita 30 tahun ini ingat satu bulan setelah melahirkan dia tak bisa lari sejauh 500 meter. Namun saat diundang oleh temannya, Melanie Putria, untuk mengikuti program Born to Sweat Pocari Sweat, Zee Zee merasa tertantang.

    “Awalnya takut karena soalnya baru melahirkan. Jadi ragu, bisa apa enggak ya? Tapi, suami saya bilang coba dulu baru nanti berkomentar,” tutur Zee Zee Shahab di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. Zee Zee melakukan latihan rutin selama 20 minggu. Setelah melahirkan, dia harus lebih hati-hati memilih jenis latihan fisik.

    Zee Zee Shahab. TEMPO/Nurdiansah

    Sekarang Zee Zee Shahab sudah bisa berlari sejauh 14 kilometer tanpa henti. “Kalau fisik sedang terganggu saat latihan, saya memilih run and walk dengan durasi yang tak terlalu lama," ucap dia. Setiap kali latihan, Zee Zee Shahab juga harus mengecek kondisi jahitan dari operasi cesar.

    Baca juga: Bobot Naik 15 Kg saat Hamil, Ini Target Zee Zee Shahab

    Ibu dua anak ini mengaku banyak orang penasaran bagaimana dia bisa memulai lari setelah melahirkan. Untuk menjawab pertanyaan itu, Zee Zee menjelaskan setiap orang punya cara beda-beda ketika latihan. "Jangan memaksa latihan jika terasa nyeri. Aku pribadi lebih melihat ke semangat semuanya, jadi tak lagi terasa sakit," ucap Zee Zee.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.