Della Perez Dikaitkan Kasus Prostitusi Online, Ingat Ujian Tuhan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dellla Perez. Instagram/@dellalled

    Dellla Perez. Instagram/@dellalled

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama adik Julia Perez, Della Perez ramai diperbincangkan karena dikaitan dengan kasus prostitusi online. Kasus tersebut sedang ditelisik petugas Kepolisian Daerah Jawa Timur dan menyeret sejumlah nama pesohor, salah satunya Vanessa Angel.

    Baca: 4 Alas Kaki Favorit Della Perez, Simpel dan Tinggi

    Adik bungsu mendiang Julia Perez ini diduga mendapat surat panggilan sebagai saksi oleh Polda Jawa Timur terkait kasus prostitusi online, pada 7 Februari 2019. Lantaran berbarengan dengan urusan pekerjaan, Della Perez berencana memenuhi panggilan tersebut pada 6 Februari 2019.

    Sejak terungkap surat pemanggilan dari Polda Jawa Timur, Instagram Della Perez ramai komentar dan dugaan bernada negatif. Mengetahui itu, perempuan bernama lengkap Della Wulan Astreani ini memilih mengabaikannya. Della Perez mengunggah kalimat inspiratif untuk menguatkan dirinya dan memotivasi bagi warganet yang membaca.

    Unggahan kalimat inspirasi terbarunya, “Setiap ujian yang Allah bagi, pasti ada hikmahnya. Semakin Allah sayang kepada seseorang hambanya, semakin kuat ujian buatnya". Della Perez menyertakan ikon tangan berdoa di keterangan fotonya. Dia tidak merespons ragam komentar negatif di unggahan tersebut.

    Baca juga: Fashion Liburan Della Perez, Kasual dan Kaya Aksen

    Sebelum kalimat inspirasi tadi, Della Perez lebih dulu mengunggah kalimat berikut ini, “May Allah remove all your pains, worries, and bring you happiness everyday in this life”. Dari kedua kalimat motivasi tersebut, ibu dua anak ini berbagi sekaligus mengajak netizen untuk selalu bergantung kepada Tuhan saat menghadapi ujian hidup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.