Hati-hati, Wanita yang Terlalu Menuntut Bikin Pasangan Jengah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap wanita pasti pernah mempunyai pengalaman kurang mengenakkan dalam menjalin hubungan. Misalnya, Anda berkenalan dan merasa terkoneksi dengan seorang pria, intens bertemu dan  terasa ada percikan asmara.

    Kita sering suka membuat kesalahan yang membuat pasangan jadi ilfil dan memilih mundur dari kehidupan. Berikut  beberapa sikap yang bisa merusak rasa ketertarikan dia. 

    Artikel lain:
    Bukan Harta, Ini yang Lebih Diharapkan Wanita dari Pasangan
    4 Kiat Membina Hubungan Langgeng dengan Pasangan

    Setiap orang senang merasa dibutuhkan dan diperhatikan. Tetapi bila berlebihan, akan terkesan mengontrol. Biasanya ini terjadi, karena ada rasa tidak aman, kurangnya rasa percaya diri pada diri wanita.

     “Sehari tak bertemu saja, Anda mengirimkannya pesan berulang-ulang menanyakan, ‘Kamu di mana?’ Saat belum terbalas juga, Anda menuliskan pesan lain, ‘Helo? Lagi mengobrol sama yang lain, lebih asyik, ya? ’Selain itu, biasanya Anda terlalu bergantung padanya,” jelas Julia Nowland, terapis pasangan, dan pemilik web seputar konsultasi hubungan, Whole Heart Relationships.

    Baca juga:
    Pasangan Anda Kekanakan, Kenali 9 Cirinya

    “Terlalu membutuhkannya, sehingga seolah tak ada hal lain yang Anda lakukan selain ingin bersamanya, ingin mendengarnya, ingin tahu tentangnya, ingin diperhatikan olehnya, 24 jam kalau bisa,” tambahnya.

    Sikap seperti ini biasanya dilatari pengalaman masa lalu yang kurang baik. Mungkin pernah mengalami penolakan sebelumnya, atau pernah dikhianati. Hati-hati, sikap seperti ini bisa membuat pria jengah dan akhirnya meninggalkan Anda.

    AURA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Terjun Ke Platform Game Dengan Stadia

    Phil Harrison memperkenalkan platform game milik Google yang diberi nama Stadia pada acara Game Developer Conference. Seperti apakah layanan baru itu?