Rambut Pevita Pearce Sehat Berkilau, Rahasianya...

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pevita Pearce, Brand Ambassador terbaru TRESemm, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari 2019. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    Pevita Pearce, Brand Ambassador terbaru TRESemm, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari 2019. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Pevita Pearce menceritakan tantangan yang dihadapi rambutnya. Lantaran tuntutan pekerjaan, rambutnya tepaksa sering dicatok, terpapar panas alat pengering rambut, dan dibentuk berbagai rupa. Salah satu masalah yang kerap dia alami adalah rambut kering.

    Baca: Pevita Pearce Pernah Punya Masalah Ketombe, Sebabnya Sepele

    "Ketika rambut bermasalah akan menjadi kusam dan rontok, jadi tidak percaya diri. Karena itu, kita harus menutrisi rambut sesuai dengan perawatan dan kebutuhannya," kata Pevita Pearce di acara TRESemme di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari 2019.

    Pevita Pearce teliti dalam memilih produk perawatan rambut. Karena masalah rambutnya adalah kusam, kering dan rontok, maka dia membeli produk perawatan rambut khusus untuk masalah tersebut.

    Pevita Pearce. instagram.com

    Memiliki rambut yang mudah diatur dan berkilau sangat penting bagi Pevita Pearce. Bukan sekadar demi tuntutan kerja, namun lebih dari itu untuk lebih percaya diri dalam berbagai kegiatan sehari-hari. "Ketika merasa percaya diri, kita bisa mendapatkan apapun yang kita mau," ucap Pevita Pearce.

    Artikel lainnya:
    Pevita Pearce Ulang Tahun, Unggahan Foto Dibanjiri Ajakan Menikah

    Agar tak terlalu 'menderita', Pevita Pearce menjauhkan rambutnya dari alat catok dan hair dryer ketika libur. Saat sedang santai, wanita 26 tahun ini memilih mengikat cepol rambutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.