Minggu, 22 September 2019

3 Langkah Perawatan agar Kulit Wajah Semakin Cantik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi membersihkan wajah (pixabay.com)

    ilustrasi membersihkan wajah (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beberapa tahap perawatan yang diperlukan untuk mendapatkan kulit yang cantik dan sehat. Seperti yang kita tahu, ada setidaknya10 tahap peraatan yang biasanya dilakukan saat malam hari.

    Namun, terkadang kita malas melakukannya karena berbagai alasan. Tak perlu khawatir, lakukan saja tiga tahap perawatan ini tanpa mengurangi efeknya pada kulit.

    Artikel lain:
    3 Kebiasaan yang Wajib Dihindari Pemilik Kulit Kering
    Tanda Kulit Alergi dan Iritasi setelah Pakai Produk Kecantikan

    #Pelembab dan tabir surya
    Pelembab beserta tabir surya adalah satu paket perawatan yang saling membutuhkan. Pelembab berguna untuk melembabkan wajah sebelum memakai makeup, sedangkan tabir surya memberikan perlindungan ketika di luar ruangan. Jika ingin lebih praktis, kita bisa menggunakan pelembab yang dilengkapi dengan tabir surya SPF 30.

    #Pembersih makeup dan wajah
    Salah satu tahap perawatan yang tidak boleh dilewati adalah pembersihan. Saat selesai beraktivitas, ada baiknya untuk menghapus makeup. Kemudian, bersihkan wajah dengan sabun muka supaya tidak ada kotoran tertinggal di wajah. 

    Baca juga:
    Atasi 4 Masalah Kulit dengan Buah Naga
    Semangka Kaya Vitamin, Baik untuk Kesehatan Kulit dan Rambut

    #Toner
    Selain dua tahap di atas, toner juga memiliki peranan penting pada wajah. Penggunaan toner dapat membuat wajah kembali segar. Tidak hanya itu, toner juga sangat berguna untuk mempersiapkan wajah menerima produk lain sehingga produk tersebut akan lebih efektif menyerap dan memberikan efek pada  kulit.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.