Suka Menjilati Bibir, Waspadai Bahaya Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bibir kering. Shutterstock

    Ilustrasi bibir kering. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Semua orang memiliki kebiasaan yang tidak selalu baik. Kadang kebiasaan itu justru bisa mendatangkan efek negatif atau bahkan penyakit.

    Kabar buruk buat yang memiliki kebiasaan menjilati bibir, sebaiknya segera hentikan. Pasalnya, ada beberapa bahaya yang mengintai jika kalian terus melakukan kebiasaan buruk ini.

    Artikel terkait:
    7 Tips untuk Mencegah Bibir Kering
    Kiat Membuat Bibir Merah Alami dengan Lip Stain

    #Bibir kering
    Jangan heran kalau bibir kering akibat hobi menjilati bibir sendiri. Pasalnya, saat menjilat bibir, air liur mengenai bibir secara terus menerus. Padahal, air liur mengandung asam yang akan menghilangkan kelembapan alami bibir dan membuatnya kering atau bahkan pecah-pecah.

    ADVERTISEMENT

    #Bibir berbau tidak sedap
    Air liur memiliki bau yang kurang sedap. Sekarang bayangkan jika menempelkan air liur itu secara terus menerus di bibir. Terbayang seperti apa bau yang ditinggalkan.

    #Menghambat regenerasi kulit bibir
    Efek ketiga dari kebiasaan menjilati bibir adalah terhambatnya regenerasi kulit bibir. Alhasil, bibir akan terlihat pucat, kusam, dan pecah-pecah. Kalau sudah begini, akan sangat sulit untuk mengembalikan lagi keadaan bibir seperti sebelumnya.

    Baca juga:
    Ingin Bibir Selalu Tampak Indah, Ini Perlengkapan yang Dibutuhkan
    Atasi Bibir Kering dengan 7 Kiat Berikut

    #Bibir berubah warna jadi hitam
    Warna bibir perlahan akan berubah kalau terus dijilati. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan, aliran darah di area bibir menjadi kurang lancar karena terlalu sering dijilati. Air liur yang menempel pada bibir akan membuat bibir kehilangan rona alaminya dan lama kelamaan menghitam.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.